Hadapi Tahun Politik, Anggota Parlemen Perempuan Tingkatkan Kapasitas

YOGYA, KRJOGJA.com – Menghadapi tahun politik di tahun 2018, anggota parlemen perempuan harus meningkatkan kapasitasnya. Salah satunya adalah bagaimana muncul di media. 

Hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi International Republican Institute (IRI) bersama Kaukus Perempuan Parlemen (KPP). Atas dasar itu,  akan digelar pelatihan kepemimpinan Perempuan Partai Politik dan penguatan kapasitas anggota KPP. 

"Tantangan perempuan politik di tahun 2019 sangat berat. Karenanya, mereka semua butuh banyak cara untuk meningkatkan partisipasi dan keterpilihan perempuan DIY pada Pemilu 2019 mendatang," ujar Deli Saragih, Program Manager IRI saat audensi di Redaksi KR, Kamis (21/12).

IRI menggandeng anggota KPP DIY yang juga anggota DPRD DIY, Nunung Ida dari Fraksi Partai Demokrat, Nurjanah, Rany Widayati (Golkar), Tustyani (PDIP)  dan Marthia Adel (PAN) untuk membahas persiapan kedepan menuju tahun politik pada 2019. Mereka diterima langsung Pemimpin Redaksi KR, Drs Octo Lampito MPd.   

Rany Widayati mengutarakan, selama ini perempuan parlemen telah bekerja untuk menjalankan fungsinya. Hanya saja, tak banyak diketahui oleh masyarakat. Karena, pihaknya butuh bekerja sama dengan media untuk meningkatkan kepedulian masyarakat pada pemimpin perempuan.

"Tahun 2019 adalah tahun politik, dan akan jadi tantangan berat bagi kami, kaum perempuan. Kami harus bersiap lebih baik menatap pemilu 2019," katanya. (Yud) 

BERITA REKOMENDASI