Hans Jansen Manuburi: Mohon Maaf Lahir dan Batin Masyarakat Yogya

HANS Jansen Manuburi (64), selaku sesepuh atau tokoh  warga Papua di Yogyakarta, Rabu (28/6/2017) secara lisan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1438 H dan permohonan maaf lahir dan batin  kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X serta masyarakat Yogyakarta yang merayakannya. Hal tersebut disampaikannya, mengingat sebagai saudara sesama komponen bangsa untuk tetap menjaga persatuan, kesatuan, ke-Bhineka Ika-an serta keberagaman menjadi kebersamaan yang indah demi keutuhuan NKRI.

Dirinya mengakui, bahwa Yogyakarta merupakan Kota Pendidikan, Kota budaya sekaligus barometer negeri ini. Hal ini mengingat Yogyakarta merupakan “Indonesia Mini” atau miniaturnya Indonesia. Sehingga hampir seluruh masyarakat di berbagai wilayah dapat ditemui, termasuk masyarakat Papua.

“Saya sudah cukup lama bermukim di Yogyakarta. Yogya kota yang aman dan nyaman. Kota ini menjadi jujugan masyarakat seluruh pelosok negeri baik bertujuan wisata maupun belajar. Karena Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan. Untuk itu, sebagai sesepuh masyarakat Papua di Yogya, saya ucapkan selamat hari raya Idul fitri , mohon maaf lahir dan batin kepada Gubernur DIY serta seluruh masyarakat,” terang Jansen yang juga memiliki darah pejuang NKRI dari ayahnya.

Sehubungan dengan itu, maka banyak pula pemuda-pemuda dari Papua yang memilih turut menimba ilmu di Yogyakarta. Ketika sudah lulus dan meraih titel sarjana, diharapkan para pemuda Papua kembali guna membangun tanah kelahirannya sesuai bidang ilmu yang dimilikinya, membuat kemajuan dalam segala hal pembangunan.

Sementara, Hans Jansen Manuburi tidak menampaik jika beberapakali muncul isu kemerdekaan Papua sejak kembalinya Papua (Irian Barat) dengan Indonesia 1 Mei 1963. Isu-isu tersebut selalu dihembuskan oleh kelompok-kelompok yang tidak senang akan status kedaulatan NKRI. Belum lagi campur tangan orang asing yang seakan-akan memberi dukungan dan bantuan terhadap kelompok tersebut. Sementara proses kembalinya Papua ke dalam bingkai NKRI sudah Final.

“Papua adalah bagian dari NKRI, itu sudah final. Sekarang ini Papua terus berbenah dalam segala sektor. Baik pembangunan daerah, pendidikan hingga kesehatan. Untuk itu, saya selalu berharap dan berpesan kepada adik-adik mahasiswa Papua di Yogyakarta, tetaplah fokus dan konstrasi dalam belajar dan menimba ilmu di Yogya. Datang di Yogya tidak ada tujuan lain kecuali menimba ilmu, kemudian di implementasikan di tanah kelahiran (Papua),” papar Jansen lagi.

Ia juga menambahkan, perhatian pemerintah pusat  utamanya di pemerintahan Jokowi saat ini terus diberikan kepada wilayah paling ujung Timur ini. Pembangunan akses jalan guna menghubungkan wilayah satu dengan wlayah lainnya kini sudah digarap. Beberapakali pun Jokowi menyempatkan diri meninjau langsung.

“Pembangunan Papua mendapat perhatian serius dari pemerintah. Akses jalan terus digarap untuk menghubungkan wilayah satu dengan lainnya. Dengan perhatian itulah saya sangat berharap ada timbal balik dari pemuda-pemuda Papua yang menuntut ilmu di Yogya agar nantinya bisa memberikan yang terbaik untuk tanah Papua,” tandasnya.  (Fin)

 

BERITA REKOMENDASI