Harga Bahan Pangan di DIY Fluktuatif

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fluktuasi harga masih dialami berberapa komoditas bahan pangan seperti beras, daging, cabai dan bawang di sejumlah pasar tradisional memasuki pekan pertama Januari 2019. Kenaikan tersebut mayoritas dipicu kenaikan permintaan selama libur panjang pergantian tahun maupun libur sekolah serta banyaknya hajatan di DIY.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Tri Saktiyana mengatakan, sudah menjadi siklus harga beberapa komoditas bakal naik seiring bertambahnya permintaan saat pergantian tahun. Meskipun mengalami lonjakan harga, namun dipastikan masih dalam batas kendali atau tidak terlalu bergejolak.

"Harga beberapa komoditas bahan pangan pasti naik sesuai hukum ketersediaan dan penawaran atau permintaan. Jika permintaannya sedang tinggi otomatis mendongrak harga dan sebaliknya. Begitu pula ketersediaannya akan memengaruhi harga naik ataupun turun," ujar Tri Saktiyana di Yogyakarta.

Dipaparkan, komoditas bahan pangan yang mengalami kenaikan harga bahan pangan terjadi pada beras IR 64 naik dari Rp 10.200 menjadi Rp 10.500/kg, daging sapi naik dari Rp 116,000 menjadi Rp 118.000/kg dan daging ayam kampung naik dari Rp 76.700 menjadi Rp 78.700/kg. Selanjutnya kenaikan harga juga dialami cabai merah keriting dari Rp 25.300 menjadi Rp 28.300/- kg, cabai merah besar naik dari Rp 32.300 menjadi Rp 34.000/kg, bawang merah naik dari Rp 23.300 menjadi Rp 26.700/kg, bawang putih kating naik dari Rp 22.700 menjadi Rp 23.000/kg dan bawang putih sinco naik dari Rp 18.700 menjadi Rp 19.000/kg.

"Penurunan harga bahan pangan hanya dialami cabai rawit merah dari semula Rp 45.300 menjadi Rp 41.300/- kg. Sedangkan harga komoditas bahan pangan lainnya relatif stabil seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam broiler dan telur ayam ras," imbuhnya.

Tri Saktiyana memastikan lonjakan harga beberapa komoditas bahan pangan tersebut akan kembali normal seriring berakhirnya masa liburan panjang karena berkurangnya permintaan. Selain itu, harga akan turun dengan sendirinya apabila pasokan atau ketersediaannya melimpah sehingga akan mampu memenuhi berapa pun kebutuhan atau permintaan masyarakat. (Ira)

BERITA REKOMENDASI