Harga Bawang dan Cabai Belum Stabil

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga cabai dan bawang terus mengalami fluktuasi di beberapa pasar tradisional Kota Yogyakarta pada pekan kedua Oktober 2019. Namun secara umum harga bahan pangan di DIY dalam kondisi stabil berkat terjaganya pasokan dan normalnya permintaan konsumen.

Kepala Bidang Pedagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan dari hasil pemantauan harga rata-rata beberapa bahan pokok pangan di Pasar Beringharjo, Pasar Demangan dan Pasar Kranggan beberapa komoditas masih mengalami fluktuasi. Sedangkan bahan pangan lainnya relatif stabil. Dari sisi permintaan sendiri bagi semua komoditas saat ini juga normal.

Baca juga :

Pantau Kawasan Tanpa Rokok di Balaikota Yogya, Ini Temuan Forpi
Merapi Meletus, Masyarakat Antisipasi Gangguan Abu Vulkanik

"Sebenarnya secara umum harga komoditas dalam kondisi stabil di DIY saat ini karena pasokannya cukup dan permintaan konsumen normal. Semisal harga cabai yang mengalami penurunan saat ini masih dalam kondisi stabil," ujar Yanto.

Dijelaskan, harga komoditas cabai mengalami tekanan terjadi pada cabai merah keriting yang turun dari Rp 32.- 400 menjadi Rp 32.000/kg, cabai rawit hijau dari Rp 27.- 000 menjad Rp 24.700/kg dan cabai rawit merah dari Rp 41.700 menjadi Rp 36.300/kg. Harga cabai merah besar stabil di angka Rp 32.700/kg. Sedangkan bawang merah sebenarnya sudah mengalami kenaikan fluktuasi karena permintaan konsumen.

"Harga bawang merah yang sempat di level Rp 12.- 000/kg beberapa waktu lalu, mulai mengalami kenaikan bertahap dari Rp 15.500/kg kini kembali naik menjadi Rp 17.200/kg. Harga bawang merah tersebut tentunya bisa menambah keuntungan petani yang semula hanya tipis," katanya.

Terkait penurunan harga bawang putih kating, Yanto menyampaikan masih dalam batas kewajaran yang semula di harga Rp 26.700 menjadi Rp 26.000/kg. Pasokan bawang putih sampai saat tidak ada hambatan impor sehingga kecukupan bawang putih terpenuhi di DIY.

"Harga bahan pangan lainnya di DIY terjaga normal antara lain beras, tepung terigu, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam, daging sapi, telur ayam dan bawang putih sinco," imbuh Yanto. (Ira)

BERITA REKOMENDASI