Harga Cabai Relatif Stabil

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga cabai di sejumah pasar tradisional di Yogyakarta dinilai masih cukup menguntungkan baik bagi pedagang maupun petani. Melimpahnya ketersediaan pasokan komoditi cabai di pasaran diikuti dengan tingginya permintaan konsumen.

"Harga cabai di Yogyakarta masih cukup stabil, meskipun mengalami fluktuasi tetapi masih menguntungkan. Sebab penyuka sambal ataupun makananan pedas lainnya sangat banyak, sehingga permintaan masih tergolong tinggi untuk komoditas cabai," tutur Kepala Disperindag DIY Aris Riyanta.

Menurutnya, dari sisi pasokan cabai baik yang berasal dari dalam maupun luar DIY cukup banyak. Melimpahnya pasokan tersebut diikuti dengan tingginya permintaan sehingga harga cabai masih cukup bersaing saat ini.

"Hampir semua warung-warung maupun rumah makan dengan daya tarik sambal itu laris manis diserbu pembeli. Daya tarik sambal ini lah yang membuat permintaan cabai tetap tinggi, sehingga suplai banyak pun terserap pasar," tandas Aris.

Sedang menurut Suyani, penjual sayur mayur di Pasar Beringharjo, harga cabai sejak awal tahun memang mengalami fluktuasi yang dipicu ketersediaan pasokan dan permintaan. "Harga cabai bisa naik dan turun sewaktu-waktu tergantung pasokan dan permintaan konsumen. Harga cabai saat ini justru relatif stabil, setelah sebelumnya mengalami penurunan harga," ujarnya.

Menurut Suyani, harga cabai di pasar tradisional masih wajar dengan permintaan yang normal. Penjual cabai tidak hanya mengambil pasokan dari dalam, tetapi juga dari luar DIY seperti Muntilan dan Magelang.

Harga cabai di Pasar Beringharjo, Kranggan dan Demangan relatif stabil. Harga cabai merah keriting mencapai Rp 15.700/kg, cabai merah besar Rp 20.700/kg, cabai rawit hijau Rp 17.300/kg dan cabai rawit merah Rp 17.700/kg. (Ira)

BERITA REKOMENDASI