Harga Cabai Tertekan Tetapi Masih Untungkan Petani

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Perkembangan harga komoditas bahan pokok pangan di DIY secara umum dalam kondisi stabil, meskipun ada beberapa yang mengalami fluktuasi tetapi tidak melebihi harga acuan pemerintah pada pekan pertama Agustus 2021. Sementara dari sisi ketersediaan bahan pokok pangan di pasaran dilaporkan sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat DIY, bahkan cenderung surplus.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan harga bahan pokok pangan di DIY secara keseluruhan bisa dikatakan stabil, beberapa komoditi memang masih mengalami fluktuasi. Namun, fluktuasi harga yang dialami beberapa komoditas bahan pangan seperti bawang merah dan cabai masih dalam batas kewajaran dan tidak melebihi maupun di bawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

“Semisal harga bawang merah yang sebelumnya mengalami kenaikan, kini mengalami harga sekitar -2,22 persen. Kenaikan harga bawang merah tersebut dipicu adanya hambatan suplai bawang merah dari Bima NTB. Namun tidak beberapa lama, sentra penghasil bawang merah di DIY seperti Bantul, Kulonprogo hingga Gunungkidul mulai panen sehingga pasokan maupun ketersediaan masih cukup lancar,” katanya di Yogyakarta, Kamis (5/8).

Yanto menyatakan harga komoditas cabai mengalami tekanan dikarenakan kondisi cuaca yang tidak ideal untuk cabai. Meskipun mengalami penurunan harga, petani masih mendapatkan untung karena harganya masih di kisaran Rp 12.500/Kg. Artinya petani cabai masih mendapatkan keuntungan meskipun tipis saat ini.

BERITA REKOMENDASI