Harga Daging Sapi Tak Terpengaruh Kurban

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski sebagian besar masyarakat masih merayakan pesta daging sapi usai Idul Adha, namun harga daging sapi di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih tetap stabil tinggi. Mahalnya harga daging sapi tersebut memang sesuai dengan harga yang dipatok distributor sehingga tidak terpengaruh momentum Idul Adha.

"Harga daging sapi stabil paskalebaran Idul Fitri hingga Idul Adha seperti daging sapi paha belakang Rp 120.- 000/kg, daging sapi has luar Rp 117.000/kg, daging sapi has dalam Rp 112.000/kg dan daging sapi sandung lamur Rp 90.000/kg," ujar Ponirah, penjual daging sapi di Pasar Beringharjo.

Ponirah mengatakan, harga daging sapi stabil tinggi hingga saat ini karena sudah dipatok tinggi paskalebaran oleh distributor daging sapi yang ada di DIY. Selain itu, tren harga daging sapi cenderung stabil tinggi atau mahal meskipun ada momentum Idul Adha.

"Harga daging sapi masih sama usai Idul Fitri lalu sampai saat ini tidak berubah. Hanya saja permintaan daging sapi jelas berkurang selama sepekan usai Idul Adha karena masyarakat masih memiliki ketersediaan daging kurban," katanya.

Pedagang daging sapi lainnya Sriyati menuturkan, harga daging sapi tidak terpengaruh dengan momentum Idul Adha karena harga sudah ditentukan atau dipatok distributor. Biasanya momentum Idul Adha hanya berpengaruh terhadap turunnya jumlah permintaan konsumen namun tidak serta merta menekan harga daging sapi di pasaran. "Harga daging sapi masih Rp 120.- 000/kg sampai saat ini. Tidak turun meskipun ada perayaan Idul Adha," tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengaku harga daging sapi memang tidak mengalami fluktuasi alias tetap mahal usai Idul Adha. Dari hasil pantauan perkembangan harga rata-rata beberapa bahan pokok pangan di DIY yang dilakukan di tiga pasar tradisional di Kota Yogyakarta, harga daging sapi masih bertahan Rp 120.00o/kg.

Kenaikan harga justru dialami minyak goreng tanpa merek dari Rp 9.200 menjadi Rp 9.500/kg, cabai merah keriting dari Rp 63.000 menjadi Rp 65.000/kg, cabai merah besar dari Rp 55.000 menjadi Rp 59.000/kg dan cabai putih kating dari 28.000 menjadi Rp 29.000/kg. (Ira)

BERITA REKOMENDASI