Harga Komoditas Hortikultura di DIY Cenderung Turun

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Harga komoditi bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta secara umum mengalami penurunan terutama komoditas hortikultura pada pekan kedua Juni 2021 ini. Sementara itu, dari sisi permintaan pasar cenderung masih tinggi dan dari sisi ketersediaan pasokan bahan pangan pokok secara umum sangat mencukupi bagi kebutuhan masyarakat di DIY.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan perkembangan komoditas secara umum mengalami tekanan harga terutama pada komoditi hortikultura seperti cabai rawit merah dan cabe merah besar. Meskipun terjadi fluktuasi pada komoditas cabai tersebut namun harga masih cukup menguntungkan bagi petani alias tidak anjlok.

” Harga komoditi bagai yang mengalami tekanan dialami cabai rawit merah dari Rp 26.700 menjadi Rp 25.700/Kg dan cabai merah besar dari Rp 22.300 menjadi Rp 21.700/Kg alias turun di kisaran 3 hingga 4 persen. Sebaliknya harga cabai merah keriting naik tipis dari Rp 14.700 menjadi Rp 15.300/Kg dan cabai rawit hijau dari Rp 19.700 menjadi Rp 20 ribu/Kg,” katanya.

Lebih lanjut, Yanto menyatakan harga komoditas bahan pangan lainnya seperti beras, tepung terigu, gula pasir dan daging sapi dalam harga kondisi stabil. Sedangkan harga minyak goreng masih mengalami fluktuasi, hal ini disebabkan harga minyak sawit mentah dunia yang juga masih tinggi.

” Harga daging ayam broiler yang semula melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 35.000/Kg, kini sudah turun dibawah harga acuan pemerintah menjadi Rp 34.000/Kg. Namun sayangnya harga telur ayam ras sedikit mengalami kenaikan sehubungan pencairan Program Keluarga Harapan serta seiring permintaan pasar sedikit meningkat,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI