Harga Komoditas Hortikultura Masih Tertekan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga beberapa komoditas bahan pangan pokok (bapok) khususnya hortikultura seperti cabai dan bawang merah serta daging ayam broiler dan telur ayam ras masih mengalami tekanan di penghujung Agustus 2020. Tekanan harga tersebut dikarenakan serapan pasar masih minim, terutama dari hotel, restoran dan katering (horeka) di DIY yang tidak buka selama pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan, harga bapok di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih fluktuatif. Tekanan harga terjadi pada komoditas hortikultura serta daging ayam broiler dan telur ayam ras.

“Harga komoditas hortikultura terutama cabai dan bawang merah, termasuk daging ayam maupun telur ayam terus mengalami tekanan di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta. Hal ini disebabkan serapan pasar berkurang terutama dari horeka yang permintaannya cukup banyak sebelumnya,” ujarnya.

Yanto menjelaskan harga cabai mengalami tekanan baik cabai merah keriting Rp 11.000/kg, cabai merah besar Rp 15.000/kg, cabai rawit merah Rp 12.300/kg, cabai rawit hijau Rp 14.700/kg dan bawang merah Rp 21.300/kg. Harga bawang merah tersebut masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 32.000/kg. (Ira)

BERITA REKOMENDASI