Harga Komoditi Cabai Merangkak Naik di DIY, Ini Sebabnya

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Harga komoditas cabai masih mengalami fluktuasi namun cenderung mengalami kenaikan di sejumlah pasar rakyat di DIY pada pekan kedua September 2021. Kenaikan harga komoditas cabai tersebut dipicu permintaan pasar seiring adanya penurunan level dari 4 ke 3 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY.

“Harga komoditas cabai yang sebelumnya terjun bebas karena over produksi di DIY, kini mulai berangsur-angsur mengalami kenaikan saat ini. Kenaikan harga tersebut dikarenakan permintaan pasar seiring penurunan level PPKM di DIY menjadi level 3 sehingga aktivitas ekonomi mulai bergairah kembali,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto kepada KR di Yogyakarta, Senin (13/9).

Yanto menjelaskan harga cabai merah keriting mengalami kenaikan dari Rp 12.300 menjadi Rp 13.700/Kg dan cabai merah besar dari Rp 16.700 menjadi Rp 17.700/Kg. Sedangkan harga cabai rawit hijau turun dari Rp 21.300 menjadi Rp 20.000/Kg dan cabai rawit merah stabil Rp 14.000/Kg. Komoditi hortikultura lainnya yang mengalami tekanan harga terjadi pada bawang merah dari Rp 21.000 menjadi Rp 20.700/Kg dan bawang putih kating dari Rp 24.700 menjadi Rp 24.300/Kg.

“Harga cabai merah keriting naik 9,76 persen dan cabai merah besar 5,66 persen karena permintaan pasar dengan adanya penurunan level PPKM sehingga aktivitas mulai bergairah kembali. Restoran dan rumah makan mulai melayani makan ditempat serta uji coba pembukaan tempat wisata di DIY dengan protokol kesehatan ketat maka permintaan naik,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI