Harga Sayur Mayur Rentan Terhadap Cuaca

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa bahan pangan khususnya telur ayam, cabai dan bawang merah di DIY mengalami fluktuasi harga memasuki pekan keempat Maret 2019. Kenaikan tersebut disebabkan cuaca dan permintaan yang mulai meningkat, tetapi secara umum harga masih dalam keadaan stabil.

Penjual sayur mayur di Pasar Beringharjo Yogyakarta Suyani mengatakan, harga sayur mayur yang rentan terhadap cuaca cenderung mengalami kenaikan selama musim hujan. Sebab produktivitas dan kualitas sayur mayur tidak maksimal alias berkurang.

”Kenaikan harga sayur mayur paling signifikan dialami komoditi bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit, tomat dan kubis. Mayoritas masih didatangkan dari luar DIY,” katanya.

Suyani mengaku kenaikan harga sayur mayur tersebut disebabkan produksinya terganggu cuaca terutama selama musim hujan. Selain produksi dan kualitas sayur mayur yang menurun selama gangguan cuaca saat ini, permintaan tetap tinggi sehingga harga mengalami kenaikan.

”Harga bawang merah naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.000/kg, cabai merah besar naik dari Rp 21.000 menjadi Rp 22.000/kg, cabai rawit hijau naik dari Rp 17.000 menjadi Rp 18.000/kg dan cabai rawit merah dari Rp 19.000 menjadi Rp 19.500 hingga Rp 20.000/kg. Harga tomat naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 10.000/kg dam kobis dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000/kg,” tuturnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto menegaskan, bahan pangan di DIY memang masih mengalami fluktuasi harga, terutama komoditi yang rentan terhadap cuaca. Pengaruh cuaca yang paling dominan menjadi penyebab kenaikan harga disamping pengaruh permintaan, namun secara umum harga masih dalam keadaan stabil di DIY.

”Kenaikan harga bawang merah dan cabai sangat dipengaruhi cuaca disusul permintaan. Sedangkan kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam negeri tetapi masih di bawah harga acuan yang ditetapkan,” tegasnya.

Yanto menjelaskan, kenaikan harga paling signifikan terjadi pada bawang merah dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.350/kg, disusul kenaikan harga cabai merah besar dari Rp 21.350 menjadi Rp 22.000/kg, cabai rawit hijau dari Rp 17.700 menjadi Rp 18.000/kg, cabai rawit merah dari Rp 19.000 menjadi Rp 19.350/kg dan telur ayam ras dari Rp 21.350 menjadi Rp 21.700/kg. Sementara tekanan harga terjadi pada daging ayam broiler dari Rp 31.700 menjadi Rp 31.000/kg.

”Harga bahan pangan lainnya relatif stabil seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan daging sapi. Harga bawang putih impor atau jenis kating masih bertahan tinggi di kisaran Rp 39.000 hingga Rp 40.000/kg serta bawang putih sinco sekitar Rp 27.000/kg,” pungkas Yanto. (Ira)

BERITA REKOMENDASI