Harga Telur Mengalami Kenaikan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa komoditi bahan pangan khususnya telur ayam, cabai dan bawang merah di DIY mengalami fluktuasi harga memasuki pekan keempat Maret 2019. Kenaikan harga komoditi bahan pangan tersebut disebabkan pengaruh cuaca dan permintaan yang mulai meningkat, tetapi secara umum harga masih dalam keadaan stabil di DIY.

Penjual sayur mayur di Pasar Beringharjo Yogyakarta Suyani mengatakan harga sayur mayur yang rentan terhadap cuaca cenderung mengalami kenaikan selama musim hujan. Sebab produktivitas dan kualitas komoditi sayur mayur tidak maksimal alias berkurang.

“Kenaikan harga sayur mayur paling signifikan dialami komoditi bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit, tomat dan kubis. Mayoritas masih didatangkan dari luar DIY," kata Suyani kepada KRJOGJA.com di Lantai 2 Pasar Beringharjo Yogyakarta, Senin (25/03/2019).

Suyani mengaku kenaikan harga komoditi sayur mayur tersebut disebabkan produksinya terganggu cuaca terutama selama musim hujan. Selain produksi dan kualitas sayur mayur yang menurun selama gangguan cuaca saat ini, permintaan tetap tinggi sehingga harga mengalami kenaikan.

"Harga bawang merah naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.000/Kg, cabai merah besar naik dari Rp 21.000 menjadi Rp 22.000/Kg, cabai rawit hijau naik dari Rp 17.000 menjadi Rp 18.000/Kg dan cabai rawit merah dari Rp 19.000 menjadi Rp 19.500 hingga Rp 20.000/Kg. Harga tomat naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 10.000/Kg dan kobis dari Rp 4.000 menjad Rp 5.000/Kg," tuturnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto menegaskan komoditi bahan pangan di DIY  memang masih mengalami fluktuasi harga, terutama komoditi yang rentan terhadap cuaca. Pengaruh cuaca yang paling dominan menjadi penyebab kenaikan harga disamping pengaruh permintaann, namun secara umum harga masih dalam keadaan stabil di DIY.

"Kenaikan harga komoditi bawang merah dan cabai sangat dipengaruh cuaca disusul permintaan. Sedangkan kenaikan harga juga terjadi pada komoditi telur ayam negeri tetapi masih dibawah harga acuan yang ditetapkan," tegas Yanto.

Yanto menjelaskan kenaikan harga paling signifikan terjadi pada bawang merah yang naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.350/Kg, disusul kenaikan harga cabai merah besar daro Rp 21.350 menjadi Rp 22.000/Kg, cabai rawit hijau dari Rp 17.700 menjadi Rp 18.000/Kg, cabai rawit merah dari Rp 19.000 menjadi Rp 19.350/Kg dan telur ayam ras dari Rp 21.350 menjado Rp 21.700/Kg. Sementara tekanan harga terjadi pada komoditi daging ayam broiler dari Rp 31.700 menjadi Rp 31.000/Kg.

"Harga komoditi bahan pangan lainya relatif stabil seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan daging sapi. Harga bawang putih impor atau jenis kating masih bertahan tinggi di kisaran Rp 39.000 hingga Rp 40.000/Kg serta bawang putih sinco sekitar Rp 27.000/Kg," pungkas Yanto. (Ira)

BERITA REKOMENDASI