Hari Ini, 43.824 Peserta Bersaing Kuliah Negeri di Jogja

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, krjogja.com, Tercatat 43.824 peserta mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Yogyakarta, Selasa (08/05/2017). Ketua Panitia Lokal (Panlok) 46 Yogyakarta Prof. Margana mengungkapkan, peserta ujian tersebut datang dari berbagai penjuru Indonesia. 

Para peserta tersebut nantinya akan mengikuti ujian di lima perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY seperti UNY, ISI, UGM, UPN "Veteran" dan UIN Sunan Kalijaga, dan juga 26 sekolah yang ditunjuk sebagai lokasi ujian.

"Jadi ada yang dari Yogyakarta, ada dari penjuru Indonesia yang mungkin salah satu pilihannya adalah mendaftar kampus yang ada di Regional Panlok 46," ungkap Margana dalam Konferensi Pers SBMPTN Panlok 46 di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY, Selasa (08/05/2018) pagi.

Mereka yang mengikuti SBMPTN, kemudian akan memperebutkan daya tampung setidak-tidaknya 30% dari kuota universitas yang ia tuju. Untuk PTN se-DIY, hampir seluruhnya memberikan daya tampung di atas batas minimal tersebut.

UNY misalnya, memberikan kuota 1.648 kursi atau 35% pada 56 program studi S1 yang digelar di kampus tersebut. Sedangkan UGM, menyediakan kuota 2.842 kursi untuk 67 program studi yang dibuka tahun ini.

"UIN, UPN, dan ISI, juga 40%. Walaupun besar, pendaftar juga jauh lebih besar. Minat masyarakat untuk berkuliah di Yogya, sangat tinggi," ungkap Prof. Sutrisna Wibawa, Rektor UNY.

Kepada seluruh peserta ujian, Inspektur Jenderal Kemristekdikti Prof. Jamal Wiwoho mengingatkan agar tetap menjaga kondisi dan kondusifitas selama ujian. Integritas dan kejujuran harus selalu diusung dengan cara bertindak sesuai aturan dan tata krama yang ada di masyarakat.

"Jangan macam-macam, apalagi pakai joki. Kita tingkatkan terus keamanan dan kita berharap tidak ada lagi yang kedapatan menggunakan joki," pungkas Jamal. (Mg-21)

 

BERITA REKOMENDASI