Hari Ini! Mahasiswa DIY Bersatu Tolak Revisi UU MD3

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Dalam rangka menolak revisi UU MD3, mahasiswa dari berbagai universitas serta organisasi mahasiswa eksternal se-DIY hari ini akan turun bersama dalam Gerakan Solidaritas Menolak Revisi UU MD3. Gerakan ini akan dimulai di titik kumpul Taman Parkir Abu Bakar Ali pada pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan dengan longmarch ke Kantor DPRD serta titik 0 kilometer yang akan dimulai pada pukul 13.00.

“Ada empat poin pengaturan kontroversial yang mengingkari spirit demokrasi dalam revisi UU MD3 ini,” tutur Dilla selaku narahubung gerakan ini mengenai latar belakang dari diadakannya Gerakan Menolak Revisi UU MD3 ini. 

Dilla juga menambahkan bahwa keempat poin tersebut bersangkutan dengan penambahan kursi DPR yang dianggap tidak memiliki urgensi, kewajiban polisi untuk memanggil paksa pihak yang dipanggil DPR yang dianggap dapat menjadikan DPR lembaga negara super power, kewenangan MKD untuk menindak pihak yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR yang dikhawatirkan dapat menjadikan DPR anti kritis, serta perubahan prosedur izin pemeriksaan anggota dewan yang berpotensi menghambat proses hukum yang berkaitan dengan anggota dewan.

Gerakan ini juga dilaksanakan untuk menyampaikan pernyataan sikap terhadap revisi UU MD3, yaitu menolak UU No. 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Ke-dua UU No. 17 Tahun 2014 tentang MD3, menolak segala bentuk pelemahan penyampaian pendapat di muka umum dan kritik terhadap pejabat negara, mendesak Presiden untuk mengeluarkan PERPU pengganti, serta menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta mengawasi kinerja DPR dan pemerintah dalam proses legislasi serta memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam pembuatan perundang-undangan.

Gerakan Menolak Revisi UU MD3 yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu dari berbagai bentuk gerakan penolakan yang telah dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai kota terhadap revisi UU MD3. (Rahina Dyah Adani)

BERITA REKOMENDASI