Hari Keempat PPKM Darurat DIY, Satpol PP Tutup Paksa 600 Gerai

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengungkap selama empat hari PPKM Darurat, pihaknya sudah melakukan penertiban terhadap 600 lebih toko yang melanggar aturan. Selain itu, kini penambahan penyekatan jalan dilakukan di beberapa wilayah DIY untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Noviar mengatakan empat hari PPKM Darurat, pihaknya menerima hingga 153 laporan dari masyarakat melalui hotline setiap hari terkait pelanggaran Instruksi Gubernur 17 tahun 2021. Baru empat hari, Satpol PP DIY sudah harus menutup paksa 600 lebih lokasi yang melakukan pelanggaran.

“Kami sampai hari keempat ini sudah melakukan penindakan dengan upaya penutupan paksa dan pembubaran di 600 lebih tempat. Setiap hari juga ada 153 pengaduan yang masuk terkait pelanggaran yang terjadi,” ungkap Noviar.

Satpol PP menurut Noviar juga menemukan adanya aksi nakal penjual yang pura-pura menutup usaha meski sebenarnya tetap buka di dalam. Hal tersebut membuat Satpol PP mau tak mau menutup paksa usaha tersebut.

“Kami setiap jam ada yang protes pada kami, tetap ingin buka karena kekhawatiran bagaimana makan dan mendapat penghasilan. Kami berupaya mengingatkan bahwa waktunya (PPKM) sangat singkat, harapannya warga bisa menaati agar bisa berhasil dengan maksimal. Kalau satu menaati lainnya tidak, sama saja bohong. Khawatirnya jika tak berhasil malah akan terus diperpanjang dan tentu kita tak inginkan bersama,” lanjut dia.

Di sisi lain, mulai Kamis (8/7/2021) besok, instansi terkait akan melakukan pengetatan penutupan jalan di wilayah DIY. Hal tersebut dilakukan karena hingga hari keempat baru 15 persen saja mobilitas masyarakat yang berpengaruh pada tingkat penurunan angka kasus Covid-19.

BERITA REKOMENDASI