Hari Penglihatan Dunia 2019, RS ‘Dr YAP’ Gelar Cek Kesehatan Mata Gratis

YOGYA, KRJOGJA.com – Kasus Diabetes Militus (DM) di Yogyakarta ternyata sangat tinggi. Hal itu berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) 2018 menunjukkan prevelansi DM di DIY pada semua umur tertinggi nomor dua di Indonesia atau 2,4 persen dari jumlah penduduk.

Dari pemeriksaan yang dilakukan pada 2.933 pasien DM di 42 puskesmas di DIY, 292 pasien atau 10 persennya positif terkena Retinopati Diabetika atau penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes. Besarnya angka prevalensi penyakit Retinopati Diabetika menjadi dasar pentingnya dilakukan deteksi dini.

RS 'Dr YAP' selaku institusi pelayanan kesehatan mata di Yogyakarta bersama Paguyuban PEduli Retina Yogyakarta dalam rangka World Sight Day (WSD) 2019 atau hari penglihatan sedunia mengadakan deteksi dini yang berfokus pada penyakit Retinopati Diabetika. Mengambil tema Universal Eye Health –  Vision First, dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat global akan pentingnya indera penglihatan.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan dan Pendidikan RS 'Dr YAP' dr Erin Arsianti dalam jumpa pers di RS YAP, Selasa (29/10/2019). Retinopati Diabetika merupakan komplikasi mikrovaskular yang paling sering dari penyakit DM. Baik tipe 1 maupun tipe 2 terutama pasien dengan gula darah yang tidak terkontrol dan telah menderita DM dalam jangka waktu yang lama.

"Gejala yang muncul pada penderita Retinopati Diabetika antara lain penglihatan kabur secara perlahan dan tampak ada benda atau bercak hitam pada lapang pandang. Pada retinopati tipe proliferatif, penderita dapat mengalami penglihatan berkabut atau kebutaan ketika pendarahan terjadi," katanya.

Untuk itu penting bagi masyarakat yang ada riwayat DM untuk memeriksakan kesehatan matanya sedini mungkin. Karena DM masih sebagai penyebab kebutaan yang permanen. "Sejauh ini, rata-rata pasien yang datang kondisinya sudah berat. Hal ini tentu mempengaruhi dalam proses pengobatan," ujarnya.

Sebagai pentuk sosialisasi, RS 'Dr YAP' akan mengadalam talkshow tentang Retinopati Diabetika pada Minggu (3/11/2019) mendatang. Dalam kesempatan tersebut juga akan ada pemeriksaan mata gratis dengan dokter spesialis mata, hingga pemeriksaan gula darah.

Rangkaian kegiatannya sendiri menurut Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RS 'Dr YAP' yang juga panitia kegiatan dr Anggun Desi Wulandari sudah dimulai Oktober lalu dengan melakukan pemeriksaan terhadap pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Gondokusuman II. "Jika saat diperiksa positif Retinopati Diabetika, langsung kita rujuk ke rumah sakit untuk tes lebih lanjut," katanya.(Awh)

BERITA REKOMENDASI