Haryadi Suyuti : Masa Tanggap Darurat Ditentukan Bersama, Ini Alasannya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masa tanggap darurat pandemi Covid-19 akan berakhir 29 Mei mendatang. Kepastian tanggap darurat apakah dilanjutkan atau tidak akan ditentukan bersama dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, mengungkapkan Yogya merupakan kota kecil dan saling berkaitan dengan kabupaten lain. “Kita tidak bisa mengambil kebijakan sendiri. Antara satu kabupaten dengan yang lain harus terjadi keseimbangan bersama. Nanti pasti akan dikoordinasikan di tingkat DIY,” jelasnya usai menggelar halal bihalal di lingkungan Pemkot Yogya, Selasa (26/5). Halal bihalal kemarin dilakukan secara sederhana serta mengedepankan protokol kesehatan. Pada kesempatan itu, Haryadi meminta pegawai agar terus memberikan pelayanan di tengah pandemi virus corona. Meski ada kebijakan pembatasan dibanding hari biasa namun pelayanan publik tidak boleh terganggu tanpa meninggalkan aspek kesehatan.

Terkait evaluasi selama masa tanggap darurat, menurut Haryadi, seluruh elemen mampu menjalankan protokol dengan baik. Dalam beberapa hari ini kasus Covid19 di Kota Yogya juga tergolong landai atau tidak mengalami gejolak. “Meski landai namun jangan seolah-olah ini sudah selesai. Kita harus waspada tapi juga jangan panik. Poinnya ialah bagaimana mencegah dan menangani kasus ini,” urainya.

Dirinya pun mengapresiasi kinerja gugus tugas yang sudah bekerja dengan cukup baik. Landainya kasus di Kota Yogya tidak bisa dilepaskan dari tingkat kedisiplinan semua pihak. Akan tetapi saat ini harus mulai membangun semangat baru dalam menghadapi new normal.

BERITA REKOMENDASI