Hindari Klaster Gereja, BKSGK Imbau Ibadah Secara Online

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Kerjasama Gereja-Gereja Kristen (BKSGK) DIY mengimbau kegiatan ibadah tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mengurangi kapasitas jamaah hingga melaksanakan ibadah melalui online. Hal ini guna menghindari terjadinya klaster penyebaran Covid-19.

“Kita sudah melaksanakan ibadah secara online baik melalui Google Meet atau aplikasi Zoom sejak 28 Juli 2020. Akhirnya diikuti seluruh Gereja di DIY pada 5 Agustus. Upaya lain adalah mengurangi sampai 60 persen dari total kapasitas gereja hingga membagi waktu beribadah saat pagi, siang dan sore hari,” ungkap Ketua Umum BKSGK DIY Pdt Agus Haryanto didampingi Penasehat BKSGK DIY Katin Subiyantoro, Ketua I BKSGK DIY Pdt Naftadi dan Sekum BKSGK Naftadi saat beraudensi dengan Direktur Keuangan PT BP Kedaulatan Rakyat Imam Satriyadi SH didampingi Komisaris Utama PT BP Kedaulatan Rakyat Prof Inajati Adrisijanti, Kamis (13/8). Audensi dalam rangka penyampaian komitmen dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-75.

Menurut Pdt Agus Haryanto upaya lain adalah melarang jamaah yang berusia 60 tahun untuk mengikuti ibadah di gereja atau mendatangi langsung. Sebagai gantinya melakukan renungan online melalui WA Group. Semua upaya ini bntuk dukungan pemerintah pusst atau daerah untuk menghadapi pandemi Covid-19 sehingga bisa pulih kembali. Komitmen lainnya adalah mendukung keistiewaan DIY dan ikut berkontribusi mempertahankan sebagai daerah perjuangan, pelajar, budaya, pariwisata dan toleran.

BERITA REKOMENDASI