Hoaks Covid-19 Timbulkan Kecemasan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Berita tidak benar atau hoaks tentang Covid-19 banyak beredar terutama di dunia maya, seperti media sosial atau media perpesanan (Whatsapp). Menurut Pengamat IT sekaligus Dosen STIE YKPN Yogyakarta Dr Wing Wahyu Winarno, dampak negatif yang ditimbulkan dari sebuah berita hoax itu macam-macam, baik itu terkait Covid-19 atau yang lain. Orang bisa mengalami ketakutan atau kecemasan setelah membaca hoaks itu.

“Banyak sumber yang mengatakan bahwa kecemasan atau ketakutan itu akan menurunkan daya tahan tubuh (imun), sehingga bisa menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit, termasuk Covid-19,” terang Wing dalam acara Editorial Kedaulatan Rakyat (KR), Minggu (11/10). Siaran ulang acara bisa disimak di channel Youtube Kedaulatan Rakyat TV.

Menurut Wing, setiap ada peristiwa besar yang menjadi perhatian publik, pasti muncul berita hoaks yang diproduksi oleh pihak-pihak tertentu yang menginginkan susana menjadi gaduh. Celakanya, masih banyak masyarakat Indonesia yang justru buru-buru menyebar/meneruskan berita tersebut ke teman-temannya, tanpa mengonfirmasi dulu kebenarannya. Itu paling sering dijumpai di Whatsapp Group (WAG). “Masih banyak yang merasa ingin menjadi yang pertama menginformasikan berita yang sedang heboh di WAG, meskipun belum pasti kebenarannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Wing, perlu ada upaya edukasi atau mengingatkan agar terlebih dahulu memastikan kebenaran sebuah berita/informasi sebelum menyebarkan/meneruskan. Cara paling mudah, jika menemui sebuah berita/informasi yang belum tahu kebenaranya, dengan menanyakan terlebih dahulu kepada teman atau pihak-pihak yang berkompeten. “Paling aman ya dengan merujuk media-media massa yang sudah kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan seperti surat kabar, televisi, radio atau situs-situs resmi,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI