Horee..Obyek Wisata Jogja Dibuka Lagi, Tapi Ada Syaratnya

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – DIY akhirnya mengalami penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari semula level 3 menjadi level 2 yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor (Inmendagri) 53/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 Covi-19 di Wilayah Jawa Bali. Dalam Inmendagri tersebut dinyatakan tempat wisata termasuk area publik dan taman umum diperbolehkan buka dengan aturan tertentu. Adanya pelonggaran tersebut diharapkan tidak disikapi dengan euforia yang berlebihan oleh masyarakat maupun wisatawan dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo mengatakan tempat wisata bisa dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen, termasuk area publik dan taman umum dalam Inmendagri terbaru tersebut yang akan ditindaklanjuti dengan Instruksi Gubernur (Ingub) dan Instruksi Walikota (Inwal)/Instruksi Bupati (Inbup) setempat. Tempat wisata yang boleh buka harus sudah memiliki QR Code Peduli Lindungi karena diwajibkan melakukan skrining kepada pengunjung.

“Ini menjadi bagian wajib diimplementasikan tempat wisata yang buka, syarat utamanya jelas wajib memiliki QR Code Peduli Lindungi sebagai skrining. Selain itu, wisatawan disarankan mengunduh aplikasi Visiting Jogja karena bisa melakukan reservasi sekaligus skrining wisatawan,” tuturnya di Yogyakarta, Rabu (20/10).

Singgih menyatakan pihaknya pun mewajibkan calon pengunjung melakukan reservasi melalui Visiting Jogja sekaligus untuk melakukan skrining awal bahwa wisatawan yang bersangkutan sudah vaksin Covid-19 atau belum serta kategori warnanya. Sedangkan bagi tempat wisata yang belum memiliki QR Code Peduli Lindungi, Satgas Covid di Kabupaten/Kota yang akan melakukan verifikasi ulang untuk memastikan implementasi protokol kesehatan di tempat wisata tersebut. Pihaknya pun tengah berupaya mendata tempat wisata yang sudah mempunyai QR Code Peduli Lindungi di DIY.

“Berkaitan dengan syarat kapasitas 25 persen, maka reservasi via Visiting Jogja menjadi wajib bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke DIY. Jangan sampai wisatawan belum reservasi sudah sampai di tempat wisata yang dituju ternyata sudah penuh. Kami benar-benar mendorong pengelola tempat wisata memastikan carrying capacity masing-masing,” paparnya.

BERITA REKOMENDASI