Hujan Pertama, Berpotensi ‘Bawa’ Sampah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kondisi sungai di Kota Yogya menjadi perhatian seiring memasuki masa akhir musim kemarau. Pasalnya, ketika turun hujan pertama seluruh sungai yang melintas wilayah Kota Yogya rawan terjadi banjir sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya Suyana, mengaku banjir sampah tersebut akibat banyaknya tumpukan maupun endapan sampah yang menyangkut pada badan sungai. "Saat hujan pertama biasanya volume air cukup tinggi. Sehingga debit air di sungai juga melonjak cukup tajam dan kerap membawa tumpukan sampah yang selama musim kemarau masih tersangkut," ujarnya.

Baca juga :

Potensi Kasus Kebakaran di Kota Yogya Tinggi
Pemanfaatan Benih Padi Hibrida Belum Maksimal

Diakuinya, semua sungai yang berada di Kota Yogya memiliki ancaman banjir sampah. Terutama Kali Code, Winongo, Gajah Wong, Manunggal atau Belik serta Buntung. Selain sampah yang tidak hanyut ke sungai saat musim kemarau, banjir sampah juga dipicu adanya kiriman dari selokan. Hal ini lantaran sampah di ruas jalan yang dibuang sembarang juga akan ikut tersapu hujan dan bermuara ke sungai.

Suyana mengaku, banjir sampah yang terjadi di wilayah sungai biasanya hanya pada fase awal musim hujan. Selanjutnya, sungai di Kota Yogya justru menjadi bersih dari sampah.

"Kondisi itu selalu terjadi saat fase awal hujan. Sampah yang tersapu banjir, bisa jadi kiriman dari hulu maupun hasil perilaku warga yang tidak tertib dalam membuang sampah," imbuhnya.

Guna mengantisipasi serta meminimalisir banjir sampah, Suyana mengaku pihaknya berkolaborasi dan mendukung aksi bersih sungai. Hampir setiap minggu ada kelompok yang menggelar kegiatan cinta lingkungan tersebut. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI