HUT ke-4, Silk Air Kedatangan Wisman ke DIY Terus Digenjot

Editor: KRjogja/Gus

KRJogja.com – Kedatangan wisman di Bali setiap tahun mencapai 4 juta wisman jauh dibandingkan Yogya sekitar 114.000 wisman tahun 2016 dan sampai Oktober 2017 mencapai 120.000 wisman. Sehingga bertambahnya penerbangan Internasional sangat mendukung kedatangan wisman.

 

"Silk Air dengan perkembangan pesat potensial mendukung kedatangan wisatawan asing ke Yogya, apalagi jika Bandara Internasional di Kulonprogo sudah beroperasi 2019 nanti," papar Kabid Pemasaran Drs Imam Pratanandi mewakili Kadinas Pariwisata DIY dalam sambutan Perayaan HUT ke-4 Silk Air Yogya "Anniversary and Appreciation Night 2017", Sabtu (17/11) malam di The Garden Room Eastparc Hotel Yogyakarta.

Disebutkan angka tersebut masih jauh dengan target pemerintah sebanyak 2 juta wisman untuk Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar). "Tahun 2018 nanti akan banyak even pariwisata di DIY yang mengundang wisatawan asing. Silk Air potensial menyukseskan," katanya.

Sebelumnya  Manager Silk Air Yogyakarta Hanafee Rahman dalam sambutannya menyatakan selama empat tahun hadir di Yogya, Silk Air berkembang pesat dari 3x seminggu penerbangan Yogya-Singapura, kemudian 4x seminggu di tahun 2015 dan sekarang di tahun 2017 setiap hari ada penerbangan Silk Air Yogya-Singapura.

"Ini menunjukkan konsistensi dan support Silk Air yang sejalan dengan kebijakan Indonesia dalam menumbuhkan pariwisata," paparnya.

Hanafee juga menyebutkan sejumlah penghargaan diterima Silk Air dalam layanan penerbangan, "Armada pesawat baru terus ditingkatkan, ada 9 rute baru diantaranya penerbangan ke Jepang, dan juga melayani permintaan penerbangan Umroh ke Jeddah," paparnya.

Acara ini juga dihadiri GM Angkasa Pura Agus Pandu K dan Ketua PHRI Istijab M Danunegoro yang bersama-sama memotong tumpeng disaksikan tamu undangan dari travel agent,  relasi Silk Air di Yogya. Acara makan malam bersama dengan hiburan dan presentasi Silk Air. (M-3)

 

BERITA REKOMENDASI