Ibu-ibu Pandeyan Bantu Prajurit Bangun Talud

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Para perempuan Kelurahan Pandean Kecamatan Umbulharjo tak mau ketinggalan dan ikut serta untuk menyukseskan TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta yang akan dilaksanakan di wilayahnya. Para Kartini dari Kelurahan Pandean ini bahkan tak segan-segan melakukan kegiatan yang menurut sebagian orang termasuk pekerjaan kasar, yakni terjun langsung dalam proses pembangunan.

Ny Warni salah satunya. Ibu rumah tangga ini mengaku terpanggil untuk turut serta dalam kegiatan yang melibatkan ratusan prajurit tersebut. Walau berada di tengah-tengah kaum pria, namun perempuan ini tak canggung dalam melakukan pekerjaan.

“Ini marupakan cara saya dalam berjuang kepada bangsa dan negara. Bagaimanapun ini kegiatan TMMD ini untuk kepentingan masyarakat Pandeam, saya sebagai warga di sini merasa terpanggil untuk ikut bersama bapak-bapak prajurit dalam melakukan pembangunan,” ujarnya disela melakukan aktivitas pengerjaan pembangunan talud Sungai Gajahwong, Sabtu (31/03/2018) pagi.

Walau tak dibayar sepeserpun namun Ny Warni merasa bangga bisa membantu para prajurit dalam melaksanakan TMMD. Diungkapkannya apa yang dilakukan itu akan membuat bangga keluarga atau setidaknya dapat mengundang perhatian warga lain untuk bergotongroyong bersama tentara dalam TMMD Reguler ke-101 Kodim Yogyakarta ini.

Senada dengan itu, Ny Kosim juga menyatakan hal yang sama. Sudah beberapa hari ia tak pernah absen ambil bagian selama masa Pra TMMD digelar. Bahkan jauh hari ibu rumah tangga ini telah berjanji akan ikut menyelesaikan proses pembangunan talud Sungai Gajahwong sepanjang 86 meter tersebut hingga rampung.

Ny Warni maupun Ny Kosim dan para Kartini Kelurahan Pandean tiap hari terlihat berjibaku bersama prajurit di tepian sungai terbesar ketiga di Yogyakarta ini. Pekerjaan yang tergolong berat, yakni mengangkut bebatuan kali pun dilakukan mereka.

Sesekali mereka ikut memasukan batu berukuran lebih dari 10 kg itu ke dalam bronjong-bronjong yang telah disiapkan. Kehadiran para pejuang perempuan ini cukup membantu prajurit dalam proses penyelesaian program pembangunan tersebut. (Van)

BERITA REKOMENDASI