Ibu Rumah Tangga Dominasi Kasus HIV-AIDS Di Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dalam dua tahun terakhir, kasus HIV-AIDS di Kabupaten Sleman didominasi dari kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) karena transmisi seksual seperti seperti LGBT. 

"Ada yang yang tertular dari suaminya yang melakukan seks tidak aman dengan pekerja seks dan sebagainya. Sedangkan yang disebabkan karena jarum suntik dalam periode yang sama sudah tidak lagi ditemukan," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sleman Mulyanto, Senin (05/03/2018).

Mulyanto menjelaskan secara keseluruhan kasus HIV-AIDS di Kabupaten Sleman masih didominasi usai produktif, kelompok usia 19-29 tahun. Namun pernah ditemukan anak usia 14 tahun yang sudah terkena HIV-AIDS. Untuk kasus ini disebabkan karena penggunaan jarum suntik yang tidak aman.

"Berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah wirastasta. Namun dalam dua tahun terakhir kasus IRT menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Ini baru yang terdata. Karena kasus HIV-AIDS itu seperti gunung es, sehingga ada kemungkinan datanya beberapa yang tidak terdata," ungkapnya.

Menurut Mulyanto saat ini upaya penanggulangan HIV-AIDS juga terus dilakukan. Termasuk menyasar pelajar. Mengingat usia mereka juga terbilang rentan akan menyebaran HIV-AIDS. Seperti masih adanya pergaulan bebas hingga narkoba. "Salah satu program utama kami adalah menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari kasus HIV-AIDS," ujarnya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI