Idham Samawi: Generasi Milenial Wajib Ketahui Spirit Indonesia Merdeka!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang, generasi milenial terlebih dahulu harus mengetahui spirit kemerdekaan Indonesia yang diperjuangan bertaruh nyawa. Semua tidak lepas dari tujuan mengapa Indonesia harus merdeka.

“Jawabannya ada di Pembukaan UUD 1945, khususnya alinea IV. Silakan kalian baca dan hayati. Di situ tercantum jelas tujuan Indonesia Merdeka yang diperjuangkan pendiri bangsa ini,” tegas anggota Komisi III DPR RI Dapil DIY, Drs HM Idham Samawi saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Konsolidasi BEM Nusantara se-Jawa 2020 mengambil tema ‘Rekonstruksi Gerakan SDM Milenial terhadap Polemik Nasional sebagai Bentuk Responsif dalam Arus Percepatan Globalisasi’ di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (3/3).

Turut hadir sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut AKBP Anjar Gunadi dari Polda DIY dan Kolonel Infanteri Hari Santoso dari Korem 072/Pamungkas. Ditambahkan Idham, satu kata kunci ketika Indonesia merdeka yakni ingin mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat.

“Ketika bicara keadilan tidak bisa dilepaskan dari soal kesejahteraan. Sedang kesejahteraan dulu dan sekarang sudah beda tingkatannya. Apalagi kesejahteraan di masa mendatang. Seiring jaman harus berubah dan itu menjadi tanggungjawab generasi milenial sekarang ini sebagai pemegang estafet kepemimpinan,” ungkap Idham.

Karena itulah saat ini menjadi momentum menatap Indonesia ke depan. Jangan lagi hanya terjebak pada perdebatan panjang mengenai Pancasila sebagai ideologi karena sudah final untuk Indonesia yang mampu menyatukan keragaman yang ada.

“Pancasila menjadi ideologi terbaik bagi Indonesia karena digali dari ide bumi Indonesia. Sehingga ketika disandingkan dengan apapun di Indonesia ini tidak ada masalah san tidak bertentangan. Karena itu jika ada upaya yang ingin mengganti Pancasila, saya siap menghadapi,” tegasnya.

Ketua panitia kegiatan Ahmad Faizin mengatakan, melalui konsolidasi ini diharapkan BEM Nusantara akan makin memiliki taring karena mahasiswa menjadi ujung tombak mengevaluasi kinerja pemerintah. Termasuk mengawal berbagai isu dan polemik yang belakangan mencuat dengan tujuan akhir kesejahteraan masyarakat.

“Mahasiswa menjadi agen perubahan maupun agen untuk mengontrol kebijakan pemerintah,” katanya.

Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Ahmad Rifaldi menambahkan, kegiatan ini menunjukkan mahasiswa masih ada. Pihaknya juga mengingatkan mahasiwa jangan lagi terjebak pada romantisme sejarah dan hadir menciptakan sejarahnya sendiri.

“Gerakan mahasiswa perlu direkonstruksi dan harus mampu ikut merespon isu nasional. Selain itu juga mampu turut dalam laju globalisasi sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya. (Feb)

 

BERITA REKOMENDASI