Ikhlas, Jadi Kata Kunci untuk Membersihkan Hati

YOGYA, KRJOGJA.com – Kata kunci untuk menyucikan/membersihkan semua yang menghalangi kefitrahan hati manusia itu adalah dengan ikhlas. Namun untuk membangun keikhlasan sehingga manusia berbuat hanya untuk Allah semata dan mampu mendekati dan menyatu dengan kehendak dan sifat Allah, tidaklah semudah membalikkan tangan kita.

"Maka diperlukan suatu pengkondisian dan latihan yang kontinyu," kata Drs H Basuki AR MSi Trainer Utama Heart Intelligence (HI) atau Kecerdasan Hati, pada seminar "menggapai pribadi yang optimis dan produktif", di Hotel Syariah Grand Dafam Janti Yogya, Sabtu (05/05/2018). Seminar diselenggarakan Baznas DIY bekerjasama dengan Sinergy Leadership Center.

Menurut Basuki, suatu proses membangun kecerdasan hati agar selalu ikhlas dengan cara mensinergikan ketiga potensi fitrah manusia, yaitu antara Rasio (IQ) sehingga cerdas dan melahirkan simpati, Rasa (EI) sehingga lahiriah terampil dan melahirkan empati, dan Iman (SI) sehingga taqwa dan lahirlah telepati. 

"Diperlukan suatu pengkondisian dengan suatu model pelatihan dengan dukungan multi media yang dikenal dengan "pelatihan HI (heart intelligence training) membangun kecerdasan hati mensinergikan kecerdasan intelektual, emosi, dan spiritual dengan harapan dapat dijadikan stimulan untuk mencukung terciptanya manusia unggul (ulil albab) terpadu IQ, EI, dan SI, secara singkat ringkas HI=IQ+EI+SI," kata Basuki.

Ketua Baznas DIY Dr H Bambang Sutiyoso MH menyatakan menumbuhkan/menggerakkan peserta agar memiliki kehidupan yang bermakna atau bermanfaat baik dalam kerangka Hablum Minallah maupun Hablum Minannas. Hati adalah kuncinya, merupakan pusat emosioal perasaan, pengendalian diri. Hati yang baik akan menentukan kebaikan semua, demikian pula sebaliknya. "Tidak hanya sekedar pengetahuan tetapi juga masuk kejiwaan, psikomotorik. Diharapkan tidak hanya bisa merubah mindset tapi perilaku aktual," kata Bambang.(Wid)

BERITA REKOMENDASI