Iklan Turun, Radio Tidak akan Mati

YOGYA (KRjogja.com) – Di tengah meningkatnya iklan di internet yang berimbas menurunnya porsi iklan di radio, lembaga penyiaran radio dipercaya  tidak ada matinya di industri kreatif. Dengan mengantongi  Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) sesuai aturan, siaran radio bisa terus berinovasi 

"Saat ini banyak mobil, ditengah kemacetan radio menjadi pilihan hiburan. di industri kreatif, menjadi peluang untuk bisa terus eksis," papar Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) DIY Sapardiyono SHUT MH  saat membuka Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) dengan Lembaga Penyiaran (LP) PT Radio Retjo Buntung, Rabu (25/09/2016) di Aula Dinas Kominfo DIY

Didampingi 7 anggota komisioner KPID, disebutkan saat ini ada 19 LP Radio yang antri untuk mengikuti EDP sebagai syarat mendapatkan Izin Penyiaran selama 5 tahun dan harus mulai proses perpanjangan setahun sebelum izin habis. Sekitar 60 an pihak terkait dari elemen masyarakat diundang KPID untuk memberikan evaluasi selama 5 tahun siaran yang menjadi rekomendasi pemberian izin.

Direktur PT Reksa Birama Wahyu Sudarmawan SE SH MSI menyebutkan jajaran direksi dan manajemen turut hadir. "Di usia 50 tahun Radio Retjo Buntung yang dikenal sebagai Radio Terbesar Asli Yogya terus menjadi ikon radio Yogya dengan program siaran mendasar segmen keluarga di Yogya," paparnya menyebutkan ini adalah pengajuan izin ketiga setla UU Penyiaran 32/2002 diberlakukan. (*-2)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI