IKM DIY Ramaikan Pesta Rakyat Jogja Heboh 2020

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Industri Kecil dan Menengah (IKM) di DIY diharapkan ikut berpartisipasi dan
berperan serta dalam ajang Jogja Heboh 2020, khususnya dalam Pesta Rakyat, 25-29 Maret 2020 mendatang.
IKM tersebut akan diseleksi sebelum akhirnya dikurasi dalam Pesta Rakyat sebagai ajang mempromosikan
dan memamerkan sekaligus meningkatkan kualitas untuk peningkatan daya saing produk-produk IKM DIY.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta mengatakan, pihaknya ikut
berpartisipasi dalam Jogja Heboh 2020 khususnya dalam event Pesta Rakyat dan Jogja Trade Expo (JTE).
Pesta Rakyat Jogja Heboh 2020 memamerkan dan memasarkan produk-produk IKM mewakili berbagai asosiasi
industri di DIY.

“Pesta Rakyat Jogja Heboh merupakan peluang dan momentum bagi IKM di DIY untuk memperkenalkan dan
mempromosikan produk-produknya, sekaligus menutup event Jogja Heboh 2020,” kata Aris Riyanta kepada
KR

di kantornya, Rabu (12/2).

Aris menyampaikan, Jogja Heboh tahun ini yang dinahkodai Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)
DIY bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran
Internasional (PHRI) DIY dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta
Pemkab/Pemkot se-DIY, sehingga penyelenggaraannya lebih luas dan lebih lama.

“Kami ingin mempromosikan IKM DIY lebih kuat di Pesta Rakyat Jogja Heboh. Dari 300-an booth atau
stand, kami memesan sekitar 100-an booth yang akan dikurasi bagi IKM DIY,” ujarnya.

Melalui Pesta Rakyat Jogja Heboh 2020 ini, Aris ingin produk-produk IKM DIY lebih dikenal luas,
sehingga aspek yang dimunculkan selain sektor pariwisata dan budaya, juga industri dan perdagangan
yang tersebar di berbagai OPD di DIY. Hal ini memberikan semangat bagi IKM DIY untuk memamerkan
produk-produk terbaiknya.

“Kami juga menggelar JTE untuk mendukung Jogja Heboh di Malioboro Mall pada 19-22 Maret 2020. JTE ini
menggaet OPD-OPD di luar DIY untuk lebih menyemarakkan Jogja Heboh,” tambahnya.

IKM yang diikutsertakan dalam Pesta Rakyat Jogja Heboh merupakan IKM yang sudah bernaung dalam
asosiasi baik kerajinan, mebel dan sebagainya. Asosiasi-asosiasi tersebut yang menentukan IKM yang
akan diikutsertakan. “Kami akan undang asosisasi IKM yang ada di DIY, karena ada kriteria-kriteria
yang harus dipenuhi. Selanjutnya IKM terpilih akan dikurasi oleh orang-orang profesional dan apabila
lebih dari kuota akan dikurasi kembali. Jadi IKM yang mempunyai kualifikasi yang baik dan dikurasilah
yang akan tampil,” jelas Aris.

Menurut Aris, ajang Jogja Heboh tahun ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk lebih menggaungkan
transaksi nontunai atau cashless, namun juga agar IKM DIY bisa mengikuti perkembangan zaman. Melalui
aplikasi ‘jogjakita’ sebagai marketplace, IKM di DIY bisa memperluas pasar maupun promosi. “Penjual
dan konsumen sudah dituntut agar bisa mengikuti perkembangan zaman melaui cashless ini. Terlebih model
e-commercenya sudah ada, jadi harus bisa mengikuti trend zaman,” imbuh Aris.

Pelaksanaan Jogja Heboh 2020 yang paling utama meningkatkan kualitas produk. “Kami dari sisi industri
perdagangan siap mendukung kelancaran dan berbagai program yang digulirkan, salah satunya IKM bisa
ikut serta dalam Pesta Rakyat Jogja Heboh 2020,” katanya. (Ira)

BERITA TERKAIT