Indonesia  Butuh Banyak Kolaborasi Riset Pengelasan Bawah Air

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Salah satu bidang teknik mesin yang banyak berkembang dan sangat dibutuhkan di dunia industri adalah pengelasan. Pengelasan bawah air menjadi kajian yang sangat menarik, karena harus mengkombinasikan teknik pengelasan dan penyelaman.

Pakar Pengelasan dari UNS Prof Dr Triyono ST MT mengatakan, ada banyak proses pengelasan yang mau tidak mau harus dilakukan di dalam air seperti pengelasan badan kapal laut, konstruksi di bawah air dan pipa bawah laut. Berdasarkan data publikasi ilmiah bidang pengelasan, negara Tiongkok menduduki peringkat pertama dalam jumlah publikasi internasionalnya.

“Indonesia harus bisa mengejar ketertinggalan tersebut, mengingat negara kita adalah negara kepulauan yang dua pertiga wilayahnya adalah laut. Ini artinya akan banyak peralatan dan konstruksi yang dibangun di dalam laut,” terang Triyono dalam webinar series kedua bidang teknik mesin bertema ‘Riset Teknologi Terkini Pengelasan Bawah Air : Tantangan dan Peluang’ dipandu moderator Dosen Teknik Mesin UP45 Syamsul Ma’arif ST MEng pada 25 Juni 2020.

Triyono mengajak semua peserta webinar untuk membangun kolaborasi riset pengelasan bawah air untuk mendukung pengembangan teknologinya agar dapat bersaing dengan negara lainnya. Webinar diselenggarakan Jurusan Teknik Mesin Universitas Janabadra (UJB) bekerja sama dengan UP45, API-IWS Jateng-DIY dan UNS, diikuti lebih dari 500 peserta terdiri dosen, mahasiswa dan praktisi industri dari seluruh Indonesia.

BERITA REKOMENDASI