Indonesia Urutan Tiga Dunia Konsumen Rokok

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Indonesia menempati urutan ke-3 di dunia sebagai konsumen rokok setelah China dan India. Perokok remaja di Indonesia menempati peringkat tertinggi di dunia. Sebanyak 3 dari 5 anak di Indonesia tertarik untuk merokok. Berdasarkan data dari WHO dalam global Youth Tobacco Survey tahun 2014, sebanyak 20 persen dari total pelajar SMP di Indonesia berusia antara 13-15 tahun sudah pernah merokok.

”Senyawa paling berbahaya itu ada tar, nikotin dan karbon monoksida. Efek jangka pendek yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok yakni nafas bau, gigi bercak kuning kecoklatan, sirkulasi darah yang buruk, batuk, tenggorokan gatal maupun jari berwarna kuning. Kalau efek jangka panjangnya karena merokok, kanker paru-paru 90 persen disebabkan rokok. Kemudian penyakit jantung, gangguan kehamilan hingga hipertensi,” jelas dr Tanti Verawati dari Wanita Indonesia Tanpa tembakau (WITT).

Menurut dr Tanti, aktivitas merokok dapat dicegah dengan melakukan motivasi bagi perokok. ”Perbanyak kegiatan yang menyibukkan diri dan bermanfaat. Rokok bukanlah sesuatu hal yang keren tetapi hidup pasti keren tanpa rokok. Belajar fokus, cerdas, pintar dan senang,” papar dr Tanti.

Sedangkan Ketua Umum WITT Pusat, Tuti Krisna MSi memaparkan, pihaknya terus mendatangi ke setiap daerah untuk tahu filosofi lokal. ”Kami juga melakukan kerja sama dengan pemerintah. Selain sinergi dengan PKK, untuk generasi milenial juga ajak influenzer,” tutur Tuti. (Rdi)

BERITA REKOMENDASI