Info Gempa Realtime, BMKG DIY Pasang WRS ‘NewGen’ di 7 Titik

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memasang Warning Receiver System (WRS) atau alat untuk menyebarluasan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami. Ada tujuh lokasi yang dipasang WRS tersebut, BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Sleman, kantor BMKG Stasiun Meteorologi YIA, BASARNAS, Pusdalop Sleman, BPBD Bantul, TVRI Yogyakarta dan RRI Yogyakarta.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Sleman Agus Riyanto mengatakan, wilayah DIY terletak di bagian Selatan Pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan subduksi lempeng tektonik Eurasia dan Indo-Australia, sehingga memiliki potensi bencana gempabumi yang tinggi. Gempabumi dapat terjadi kapan saja dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman. Berdasarkan hasil monitoring seismisitas di wilayah PGR VII selama periode Juni 2019 hingga Mei 2020, tercatat terjadi 644 gempa.

Sesuai dengan UU Nomor 31/2009 dan Perpres Nomor 93/2019, BMKG memiliki tugas dan kewajiban dalam menyediakan informasi gempa dan peringatan dini tsunami. “Sebagai salah satu implementasi dari tugas dan kewajiban tersebut, maka kami pasang WRS di berbagai wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia. Di DIY kami tempatkan di tujuh lokasi,” ujarnya, Rabu (17/6).

Sejak Tahun 2008 BMKG sudah memasang sebanyak 275 peralatan WRS. Namun demikian peralatan WRS masih sangat dibutuhkan oleh Pemerintah daerah dan kantor Lembaga/Kementerian terkait. Maka pada tahun 2020 ini, BMKG memasang WRS generasi terbaru di 315 lokasi.

BERITA REKOMENDASI