Inggu dan Kencur Sunthi Obat Batuk

Editor: Ivan Aditya

SERAT Jampi Jawi banyak menyebut tumbuhan, baik umbi, buah, kulit, daun bahkan batang tanaman bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ada sekitar 291 macam obat dari Serat Jampi Jawi, di sekitar kehidupan kita yang bisa dipetik manfaatnya. Salah satunya adalah tanaman inggu, biasanya daun godhong inggu apabila dicampur dengan kencur sunthi bisa meredakan batuk baik kering maupun berdahak.

“Peresen godhong Inggu kacampur kencur sunthi, tetela mujarab banget kanggo tamba cekoh sing mawa riak utawa ora”. Demikian kira-kira bunyi serat Jampi Jawi yang bisa kita temukan tersebut. Adalah Wasti (57) warga Dusun Watu, Argomulyo, Sedayu, Bantul ini sejak tahun 1983 menggeluti jamu Jawa warisan dari orangtuanya. Berbagai racikan jamu Jawa dibuatnya, kemudian dibawa keliling dengan naik sepeda berjarak kurang lebih 10 kilometer setiap harinya.

Ada jamu galian, uyub-uyub, kunir asem, temulawak dan lain sebagainya. “Daun inggu dicampur dengan kencur sunthi, saya gunakan untuk batuk, baik orang dewasa maupun anak-anak,” ujarnya Selasa (01/09/2020) ketika ditemui di pasar Jomblang, Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman.

Daun inggu biasanya direbus hingga masak, kemudian dicampur kencur sunthi yang sudah diblender atau dipipis lembut. Cara mengonsumsinya, diminum 1 kali satu gelas sehari, baik anak-anak maupun orang dewasa. Begitu minum ramuan inggu dan kencur sunthi, biasanya cepat logro dahak keluar, dan cepat sehat kembali normal.

Daun inggu rasanya pahit, memiliki kandungan zat berupa minyak fenol, glukosida dan lain sebagainya. Karena rasa yang pahit, ternyata daun inggu bisa digunakan sebagai obat eksim atau gudhik, caranya inggu dicampur dengan kunyit. Setelah dibersihkan dengan dicuci, lantas dipipis atau ditumbuk halus.

Tambah sedikit air, menjadi sebuah adonan, kemudian gosokkan secara merata pada bagian kulit yang terkena eksim atau gudhik. Badan terasa dingin pating trecep, yang tadinya blenyeh akan kering dan hilang.

Untuk pencegah obat masuk angin atau pegel-pegel, daun inggu direbus sampai masak, kemudian ditambah madu, diminum tiga kali sehari, masing-masing setegah gelas. Manfaat daun inggu juga bisa sebagai obat sakit gigi, dengan tumbukan yang halus kemudian ditempel pada gigi yang sakit. Tidak lama akan reda, dan hilang.

Kecuali itu juga untuk kejang-kejang, caranya daun inggu yang sudah direbus, setelah dingin diminum 2 kali sehari setengah gelas. Sebagai pengobat lever, caranya sama daun inggu yang dipotong kecil-kecil, direbus dan setelah dingin bisa diminum dengan tambahkan sedikit gula batu.

Rasa pahit yang dikandung dalam daun inggu, ternyata juga bisa menetralkan racun. Khususnya akibat keracunan makanan, caranya direbus beberapa lembar kemudian diminum setelah dingin. Masih ada lagi manfaat daun inggu, terutama bagi anak-anak yang menderita cacingen dalam perut.

Minum rebusan daun inggu, secukupnya dan tidak lama cacing akan keluar dan mati bersama buang air besar. Bagi anak yang sering mengalami panas dingin atau demam, kandungan dalam daun inggu yang bersifat diuretik akan cepat meredakan demam atau panas tinggi.

Caranya daun inggu ditumbuk atau diblender halus kemudian ditempelkan pada dahi sebagai obat kompres. Itulah beberapa khasiat daun inggu untuk kesehatan, yang kelihatan sepele dan sering dianggap tanaman liar ternyata banyak manfaatnya. (Sutopo Sgh)

BERITA REKOMENDASI