Ini Alasan di Malioboro Ada Anggrekisasi

Ini Alasan di Malioboro Ada Anggrekisasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Kawasan Malioboro kini lebih segar dengan banyaknya tanaman anggrek di tanaman perindang. Penanaman bunga ini diinisiasi oleh Komunitas Pedagang Kaki Lima Malioboro.

“Ini bukti semua orang merasa bagian dari Malioboro. PKL punya gerakan Jaga Lisa, ronda kebersihan dan menanam anggrek. Mereka merasakan bahwa Malioboro adalah bagian dari kehidupan mereka,” kata Ketua Presidium Kawasan Malioboro, Sujarwo kepada HarianMerapi.com.

Sujarwo mengatakan aksi tanam anggrek dan ronda kebersihan merupakan tindak lanjut dari program Total Care kebersihan Malioboro yang pernah diluncurkan. Selain Maskot Jaka Lisa (Jaga Kebersihan, Lihat Sampah Ambil) dan Siber.Kom (Sistem Kebersihan Komunitas).

Sujarwo mengatakan mengapa komunitas yang dipimpinnnya menanam anggrek di pohon perindang. "Tujuannya memperindah Malioboro dan agar ke depan kota Yogya dikenal juga dengan anggreknya," ujarnya.

Sedankan ronda kebersihan yang dilakukan dengan memukul kentongan menyusuri Jalan Malioboro dan mengambil sampah, untuk mengingatkan pengunjung menjaga kebersihan.

“Penanaman anggrek juga bagian dari mengenalkan anggrek Yogya. Di beberapa daerah mempunyai anggrek yang khas Saat datang ke Malioboro, pengunjung juga bisa tahu bahwa di Yogya ada anggrek khas,” pungkasnya.

Penananam anggrek sendiri atau anggrekisasi ditandai dengan penempelan anggrek oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Purwadi pada Selasa (14/1/2019). (Tri/ Harian Merapi)

 

BERITA REKOMENDASI