Ini Lho Alasan Warga Setia Berebut Gunungan Kraton

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Ribuan warga dan wisatawan berkumpul di halaman Masjid Gede Kauman Sabtu (2/9/2017) siang. Mereka menantikan prosesi rayahan gunungan yang dibuat Kraton Yogyakarta dalam prosesi Grebeg Besar.

Ada yang baru kali pertama datang karena penasaran, tapi ada pula yang berulang kali sengaja hadir bahkan hingga tiga kali dalam setahun yakni Grebeg Besar, Mulud dan Syawal. Salah satu yang tak pernah absen adalah Rabiyah, warga Banguntapan Bantul.

Ibu satu ini tampak serius mengais sisa gunungan yang telah berjatuhan. Dengan dua tangannya, Rabiyah mengumpulkan ketan warna-warni yang merupakan salah satu bagian gunungan Kraton.

"Mau buat rabuk sawah agar tahan hama. Ikut berebut dan memang sudah sering karena yakin ngalap berkah dari Sultan," ungkapnya.

Hampir serupa dengan Rabiyah, Subarjo warga Besaren Koragede juga mempercayai berkah gunungan Kraton. Pria 60 tahun ini bakal menggunakan bagian gunungan yang didapat untuk dijadikan campuran pupuk bagi padinya.

"Ini untuk rabuk pari biar tahan hama dan panenan bagus, biar padinya lemu-lemu. Nanti disebarkan ke sawah dan dibuat makan ternak ayam juga," ungkapnya.

Sementara, Rifai seorang warga yang hampir selalu mendapatkan kepala gunungan kakung mengaku sangat percaya akan keberkahan gunungan yang sebelumnya telah didoakan kaum Masjid Gede Kauman ini. "Saya taruh di rumah, percaya pokoknya bisa jadi penolak bala sekaligus berkah untuk saya," terang warga asli Kauman ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI