Ini yang Dilakukan Perupa Yogya Sebagai Wujud Implementasi Pancasila

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kawasan sisi luar sebelah timur Stadion Kridosono tampak ramai, Sabtu (17/6/2017) petang. Puluhan orang berkumpul di sepanjang tembok komplit dengan kuas dan cat berbagai warna.

Ternyata, orang-orang tersebut adalah perupa Yogyakarta yang sedang terlibat dalam aksi Ngabuburit Mural Pancasila yang digagas Gerakan Rakyat Pancasila. Total ada 50 perupa yang terlibat dalam acara yang bakal diselenggarakan dua hari hingga Minggu (18/06/2017) besok.

Ketua Mural Pancasila, Widihasto Wasana Putra mengatakan kegiatan yang melibatkan para perupa dimaksudkan untuk mengimplementasikan wujud penanaman Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, seluruh pembiayaan termasuk cat untuk para perupa berasal dari gotong royong sumbangan berbagai pihak yang tergerak untuk ikut serta dalam gerakan tersebut.

"Kami mencoba mewujudkan Pancasila dan Kebhinekaan bangsa melalui seni di tembok Stadion Kridosono yang berada di pusat kota Yogyakarta dan hampir selalu dilihat masyarakat. Perupa dan komunitas di DIY terlibat aktif total ada 50-an seni mural yang bakal dibuat di tembok stadion dan hari ini dimulai hingga besok," ungkapnya.

Berbagai goresan kuas dengan tema Pancasila pun sudah mulai terlihat Sabtu (17/06/2017) malam. Gugusan kepulauan nusantara hingga abstraksi Pancasila menurut pandangan para seniman pun dituangkan di tembok stadion legendaris Yogyakarta ini.

Kurator Kuss Indarto dengan tim artistik Samuel Indratma, Ugo Untoro, Yoyock Suyro hingga Erwin Duta Rastaman pun siap memberikan pandangannya atas karya para perupa tersebut. Selain itu beberapa komunitas seperti Gamelan Mben Surup dan Drummer Guyub Yk juga terlibat memeriahkan acara dua hari di Kridosono. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI