Intensitas Hujan Tinggi, Dinas Sosial DIY Pastikan Stok Logistik Aman

YOGYA, KRJOGJA.com – Datangnya bencana alam yang mendadak dan sulit diprediksikan menjadi menuntut kewaspadaan dari semua komponen. Menyadari akan hal itu Dinas Sosial DIY, sudah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mengantisipasi adanya bencana alam. Diantaranya dengan menyiapkan kebutuhan logistik dan mengoptimalkan keberadaan kampung siaga bencana yang tersebar di kabupaten/kota di DIY. Dengan mengoptimalkan kampung siaga bencana, diharapkan terjadinya hal-hal tidak diinginkan bisa diantisipasi sejak awal.

"Peningkatan intensitas hujan yang tergolong cukup signifikan, menuntut kewaspadaan dari masyarakat. Untuk mengantisipasi adanya bencana alam, Dinas Sosial DIY terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Koordinasi ini tidak sekadar yang berkaitan tenaga dan pikiran, tapi juga kesiapan logistik. Untuk penangganan bencana, kami pastikan untuk stok logistik di DIY aman," kata Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi MM di Yogyakarta, Minggu (26/1/2020). 

Untung mengungkapkan, soal stok logistik seperti beras dan kebutuhan dasar, sudah siap dan tidak ada masalah. Karena berapapun yang dibutuhkan oleh masyarakat, di lokasi bencana pihaknya akan berupaya untuk mencukupi. Bahkan untuk memudahkan masyarakat, stok logistik tersebut sudah didistribusikan ke kampung siaga bencana yang tersebar di wilayah DIY.Jadi saat ini yang penting dan perlu dilakukan oleh masyarakat adalah meningkatkan kewaspadaan. Kewaspadaan itu perlu dilakukan karena, banjir dan tanah longsor masih menjadi ancaman bisa datang setiap saat. 

"Jumlah kampung siaga bencana di DIY jumlahnya sekitar 55 kampung. Untuk memudahkan koordinasi di kampung siaga bencana difasilitasi gardu logistik dan sosial. Dimana ditempat itu, masyarakat bisa kumpul dan melakukan diskusi," ungkapnya. 

Lebih lanjut Untung menambahkan, penanganan terhadap bencana alam seperti banjir,tanah longsor dan angin kencang akan bisa maksimal apabila ada sikap proaktif dari semua kalangan. Oleh karena itu pihaknya mengimbau agar masyarakat khususnya yang tinggal di daerah perbukitan atau bantaran sungai untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Salah satu bentuk kewaspadaan itu bisa dilakukan dengan membersihkan lingkungan seperti selokan agar tidak mampet saat terjadi hujan.(Ria)

BERITA REKOMENDASI