IPI Dorong Pariwisata Berkembang, Terapkan Protokol Kesehatan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Insan Pariwisata Indonesia (IPI) berkomitmen untuk terus memajukan pariwisata di tanah air. Salah satu yang dilakukan yakni meningkatkan sinergitas dengan pemerintah mulai dari pusat, provinsi, kota maupun kabupaten. Dengan majunya pariwisata diharapkan akan mampu mengangkat perekonomian para pelaku pariwisata maupun masyarakat ditengah masa pandemi.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum (Ketum) IPI terpilih periode 2020-2023, I Gede Susila Wisnawa usai Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 IPI yang dilaksanakan di Hotel As Ashri Inn Yogyakarta, Kamis (12/11/2020). Gede Susila terpilih setelah dalam munas yang digelar selama tiga hari sejak Selasa (10/11/2020) meraih suara terbanyak mengungguli dua calon lainnya yakni Yudi Kurniyadi dari DPD Jakarta dan Arif Kristiyanto perwakilan DPD Jawa Tengah (Jateng).

“Tujuan kedepan yakni bagaimana hubungan IPI dengan sektor pariwisata lain tetap bersinergi secara berkesinambungan. Apalagi dengan pemerintah, sinergi yang selama ini telah terjalin harus lebih ditingkatkan lagi,” tegas Gede Susila.

Ia mengatakan IPI beranggotakan orang-orang yang bergelut dalam sektor pariwisata di tanah air. Anggota IPI hingga saat ini tercatat kurang lebih 1.500 orang dengan berbagai latar belakang profesi mulai dari guide, sopir travel, hingga pengusaha.

Dalam kepemimpinan mendatang, Gede Susila berjanji mengembangkan sayap IPI dengan jalan membuka DPD di daerah yang selama ini belum terbentuk pengurus perwakilan seperti di Kalimantan, Sulawesi dan beberapa wilayah timur Indonesia. Dengan terbentuknya IPI di daerah maka secara tidak langsung akan mengangkat perekonomian maupun potensi pariwisata yang selama ini belum dikenal agar dapat lebih berkembang.

Ia juga mendorong para pelaku pariwisata untuk terus bergerak kendati saat ini masih dalam masa pandemi. Namun demikian Gede Susila tetap mengingatkan agar protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak wajib  diterapkan sebagai panduan protokol kesehatan.

“Membangkitkan pariwisata dengan cara mempromosikan, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat tetap bisa berwisata kemanpun, asal selalu mematuhi aturan kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pengawas dan Kode Etik IPI Perode 2020 – 2023, Liliek Hary Saputro Sri Atmojo berharap kepengurusan baru yang terbentuk mulai dari dewan pimpiman pusat hingga daerah dapat bersinergi dengan pemerintah. Bagi para pengurus, Liliek Saputro juga berpesan agar terus giat membangun kepariwisataan khususnya di wilayah masing-masing. (Van)

BERITA REKOMENDASI