Jadi Ikon Pariwisata, Jaga Kebersihan Malioboro!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Keberadaan Malioboro sebagai salah satu ikon Yogyakarta harus selalu dijaga. Salah satu caranya dengan menciptakan suasana bersih dan nyaman di kawasan semi pedesterian Malioboro. Tentunya semua itu akan bisa diwujudkan apabila ada sinergitas dari seluruh elemen masyarakat termasuk pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Malioboro.

“Keberadaan Malioboro sebagai salah satu ikon wisata di Yogyakarta harus senantiasa dijaga. Supaya wisatawan dan pengunjung bisa merasa nyaman saat berkunjung ke Malioboro, kebersihannya harus senantiasa dijaga. Karena kebersihan yang ada di Malioboro tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tapi butuh keterlibatan semua elemen masyarakat,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo di Yogyakarta, Minggu (3/11).

Singgih mengungkapkan, salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik wisatawan atau pengunjung Malioboro adalah momentum Selasa Wage. Banyaknya potensi budaya dan kesenian yang ditampilkan dalam acara Selasa Wage, selalu dinanti-nantikan masyarakat. Menyadari partisipasi masyarakat dalam acara Selasa Wage yang cukup tinggi, koordinasi dengan pihak-pihak terkait terus diintensifkan. Koordinasi tersebut tidak sekadar berkaitan dengan kesenian yang akan ditampilkan, namun juga lokasi pementasan.

“Saat ini animo masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan Selasa Wage semakin tinggi. Oleh karena itu, supaya para pengunjung maupun pengguna transportasi umum tidak terganggu, waktu dan lokasi pementasan harus diatur dengan baik. Terlebih sesuai dengan kesepakatan di sepanjang pedesterian Malioboro tidak boleh ada panggung,” jelas Singgih.

Mantan Wakil Kepala Dinas Kebudayaan DIY itu menambahkan, secara prinsip pihaknya terbuka terhadap semua komunitas maupun pelaku seni yang ingin menyemarakkan acara Selasa Wage. Tentunya mereka harus menaati aturan dan komitmen yang ada. Salah satunya berkaitan dengan menjaga kebersihan di kawasan semi pedesterian Malioboro. (KR/Ria)

BERITA REKOMENDASI