Jadup Lansia Miskin Segera Digulirkan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Bantuan untuk jaminan hidup (jadup) atau asistensi bagi warga lanjut usia (lansia) kategori miskin akan kembali digulirkan. Pemkot Yogya menargetkan, verifikasi tahap kedua akan dituntaskan bulan ini. Sehingga bulan depan atau paling lambat November sudah bisa dikucurkan.

"Kalau tahap pertama sudah dicairkan untuk enam bulan. Kemudian enam bulan sisanya dicairkan pada tahap kedua. Sekarang sudah mulai verifikasi, dan semoga akhir September sudah selesai," jelas Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Yogya, Irianto Edy Purnomo.

Baca juga :

Tol DIY Butuh Lahan 212,02 Ha
Kenalkan Perdamaian dan Perbedaan Sejak Dini

Verifikasi dilakukan untuk memastikan warga lansia miskin tersebut masih hidup, layak menerima bantuan, berdomisili di Kota Yogya dan tidak menerima bantuan sosial lain sejenis seperti program keluarga harapan (PKH). Selain itu, syarat penerima asistensi lansia adalah warga yang masuk dalam data keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial (KSJPS).

Kegiatan verifikasi dilakukan oleh petugas pendamping asistensi sosial lansia miskin. Total jumlah data yang diverifikasi sebanyak 4.123 lansia. Jumlah tersebut merupakan lansia yang menerima bantuan sosial tahap pertama.

"Jika data hasil verifikasi sudah lengkap dan benar, maka akan segera diajukan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya untuk proses pencairan," imbuh Irianto.

Setiap warga lansia akan menerima bantuan sebesar Rp 110.000 per bulan. Bantuan diberikan dalam dua tahap sehingga total bantuan yang akan diterima mencapai Rp 660.000 setiap tahapnya.

Program ini sebenarnya sudah digulirkan sejak tahun 2018. Hanya, waktu itu bantuannya cukup besar Rp 300.000 per bulan dan penerima terbatas bagi lansia telantar.

Kemudian mulai tahun lalu, Pemkot dan dewan sepakat melakukan rasionalisasi jumlah bantuan menjadi Rp 110.000 per bulan, namun sasarannya diperbanyak. Tidak sekadar lansia telantar melainkan lansia miskin yang menjadi sasaran jaminan perlindungan sosial.

"Bantuan akan langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan melalui BPD DIY. Harapannya mampu meningkatkan taraf hidup mereka," tandasnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI