Jadwal Ubah Pilihan Jalur Bibit Unggul PPDB SMP Diperpanjang

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk kuota bibit unggul tingkat Sekolah Dasar Kota Yogyakarta mulai dilakukan, Rabu (9/6). Sejumlah orang tua murid yang putranya masuk katagori bibit unggul oleh SD yang menjadi asal sekolah mulai mendaftarkan diri. Mereka akan memperebutkan kuota 10 persen masing-masing SMP Negeri di Kota Yogyakarta.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, pendaftaran berlangsung hingga Kamis (10/6) besok. Selama masa pendaftaran, orang tua atau siswa diberikan keleluasaan untuk melakukan perubahan hingga penutupan pendaftaran. Namun karena nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) SD belum keluar hingga Kamis (10/6), maka Disdikpora mengundurkan jangka waktu mengubah pilihan sekolah hingga Sabtu (12/6) mendatang.

Dari perkembangan pelaksanaan ASPD SD, maka distribusi hasil nilai dari sekolah kepada orang tua direncanakan pada Jumat (11/6) mendatang. Sehingga orang tua dan siswa yang mengikuti seleksi PPDB untuk kuota bibit unggul akan mengetahui posisinya dalam seleksi. Sehingga bisa melakukan perubahan untuk memilih SMP Negeri yang diinginkan sampai Sabtu (12/6).

“Hari ini, proses ASPD masih berlangsung, khususnya bagi yang kemarin tidak ikut karena sakit. Kita harapkan, besok sudah terkumpul seluruh nilai ASPD SD,” ujar Dedi.

Dijelaskan, persentase daya tampung peserta didik berdasarkan jalur masuk pada PPDB SMP 2021 antara lain; zonasi 59 persen (zonasi wilayah maksimal 20 persen dan zonasi mutu minimal 39 persen), prestasi 20 persen (PPDB Prestasi dari zona 2 maksimal 10 persen, PPDB Bibit Unggul maksimal 10 persen). Selanjutnya, jalur mutasi 5 persen (PPDB perpindahan tugas orang tua/wali dan kemaslahatan guru) dan afirmasi 16 persen (keluarga tidak mampu/KMS maksimal 11 persen, siswa penyandang disabilitas maksimal 5 persen).

Salah satu orang tua murid yang anaknya mendaftar dari jalur bibit Unggul, Sigit menyambut baik perpanjangan waktu mengubah pilihan sekolah. Sebab sebelumnya, pihaknya galau karena saat penutupan pendaftaran, nilai ASPD belum diinformasikan. Sehingga mengalami kesulitan untuk melakukan perubahan pilihan, karena tidak tahu posisi anaknya berada di mana dalam pilihan sekolah. (Jon)

 

BERITA REKOMENDASI