Jalan Kemasan Kotagede Ditutup Dua Bulan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pembangunan saluran air hujan (SAH) di Jalan Kemasan Kotagede akan dilengkapi dengan sumur peresapan. Pekerjaan fisik kini sudah mulai berjalan dengan menutup akses lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Seksi Peningkatan Perairan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Herka Hanung Wijaya, total ada sekitar seratus titik sumur peresapan yang berada di sisi kiri dan kanan. “Kebetulan saat pengeboran tanahnya berpasir sehingga sangat cocok untuk sumur peresapan,” jelasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir pekerjaan yang digulirkan DPUPKP Kota Yogya mengedepankan aspek kelestarian lingkungan. Sehingga setiap pembangunan SAH diupayakan turut membuat sumur peresapan.

Kapasitas maupun volumenya disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Namun biasanya setiap 100 meter SAH minimal tersedia satu titik sumur peresapan dengan kedalaman satu meter.

Hanung menjelaskan fungsi sumur peresapan tersebut untuk menampung air hujan agar tidak seluruhnya terbuang ke sungai. Hal itu sekaligus menjadi cadangan serta menjaga ketersediaan air bersih bagi sumur warga di wilayah setempat. “Sumur peresapan itu sudah satu paket dengan pekerjaan SAH di Jalan Kemasan,” tandasnya.

Sementara itu, terkait pekerjaan fisik di sana DPUPKP Kota Yogya juga sudah menempelkan surat pemberitahuan penutupan Jalan Kemasan dari akses lalu lintas. Penutupan jalan akan dilakukan selama dua bulan mulai hari ini hingga 30 November 2020. Terutama dari simpang Jalan Karanglo hingga simpang tiga Jalan Nyi Pembayun.

Sedangkan Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogya Hari Purwanto, mengaku sesuai kesepakatan awal penutupan jalan akan dilakukan perpenggal sesuai dengan titik yang dikerjakan. Hal ini agar warga yang hendak mengakses layanan publik seperti rumah sakit, perbankan maupun perkantoran, gangguannya bisa diminimalisasi.

“Pihak pelaksana seharusnya juga memasang rambu untuk pengalihan arusnya. Kami akan melakukan pengecekan,” jelasnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI