Jalan Notonagoro Dibuka, Kepadatan Cik Di Tiro Berkurang

YOGYA (KRjogja.com) – Jalan Notonagoro mulai bisa dilalui masyarakat umum Minggu (11/12/2016). Diharapkan, dibukanya jalan penghubung kampus UGM dengan Jalan Kaliurang dan sebaliknya  mampu mengurangi kepadatan lalu-lintas di Cik Di Tiro yang kini harus dilalui sebelum mengarah ke Jalan Terban dan Jalan Kaliurang. 

Kasi Manajemen Lalu-Lintas Dishub DIY Bagas Senoadjie mengatakan dibukanya Jalan Notonagoro diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan yang melewati Jalan Cik Di Tiro seperti yang terjadi beberapa waktu terakhir. Pasalnya, tidak sedikit kendaraan yang hendak menuju utara terutama Jalan Kaliurang memilih opsi pertama melalui Bundaran UGM (Cik Di Tiro). 

"Sekarang Notonagoro sudah dibuka mulai Sabtu (10/12/2016) kemarin, diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan yang akan menuju utara. Bisa memilih lewat Cik Di Tiro kemudian memutar balik di sana atau melalui Notonagoro untuk menuju Jalan Kaliurang," ungkapnya Minggu (11/12/2016). 

Dishub DIY mengharapkan masyarakat bisa memiliki opsi untuk menuju ke arah utara terutama Jalan Kaliurang. "Sekarang ada dua opsi mudah-mudahan tidak terjadi kepadatan lagi terutama di jam-jam sibuk," imbuhnya. 

Selama beberapa bulan terakhir Jalan Notonagoro memang tengah mendapatkan perawatan dengan pengaspalan mulai dari simpang empat Sagan hingga bundaran kecul UGM. Pengerjaan sendiri sudah mendekati rampung sehingga ruas jalan tersebut mulai kembali dibuka untuk umum. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI