Jalur Pedestrian ‘Ngebong-Malioboro’ Mulai Terbuka

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Pembersihan 19 lapak PKL di trotoar sisi selatan Stasiun Tugu Yogyakarta Senin (26/12/2016) tampaknya membuka jalur pejalan kaki untuk integrasi parkir eks Ngebong dengan Jalan Malioboro. PT KAI Daerah Operasional 6 Yogyakarta kini tinggal menyelesaikan pekerjaan rumah untuk membersihkan kios semi permanen yang masih cukup banyak di jalur Ngebong-Malioboro.

Kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Hendy Helmy mengatakan pembongkaran lapak PKL ini merupakan tahap pertama dari rencana revitalisasi trotoar integrasi Ngebong-Malioboro. Menurut dia, tahap ini ada 19 kios yang dibongkar untuk perluasan trotoar sisi selatan Stasiun Tugu Yogyakarta.

"Trotoar akan diperlebar 5-6 meter dan sementara yang bisa dikoordinasikan baru 19 kios yang hari ini dibongkar. Rencana semua kios yang berada di lahan milik KAI dari barat hingga timur ditertibkan," ungkapnya.

Jalur pejalan kaki Ngebong-Malioboro tersebut dibuat untuk mengintegrasikan parkir eks Ngebong ke Jalan Malioboro yang selama ini seolah terputus karena tidak adanya cukup ruang. "Kami ingin integrasikan karena parkir stasiun eks Ngebong digunakan untuk wisatawan ke Malioboro, pun penumpang yang baru saja turun bisa langsung menuju Malioboro," imbuhnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI