Jalur Semi Pedestrian Jalan Sudirman Rampung Dua Pekan Lagi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dalam dua pekan ke depan, pembangunan jalur semi pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman dipastikan selesai 100 persen. Kawasan tersebut dipastikan akan menjadi ikon baru sebagai ruang publik yang nyaman.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, mengungkapkan ikon tersebut tidak hanya terletak pada jalur semi pedestriannya melainkan juga percontohan ducting fiber optik. "Mulai hari ini (kemarin) kabel fiber optik yang masih berada di atas, akan dipindahkan ke dalam tanah melalui sistem ducting. Seminggu ke depan sudah bisa dilihat perbedaannya," jelasnya.

Baca juga :

Hari Juang TNI AD, Korem 072/Pamungkas – ACT DIY Bersinergi
Realisasi Penyaluran Kredit Tembus Rp 936 M

Pekerjaan tersebut dimulai pembongkaran tiang kabel, dilanjutkan memindahkan kabel ke saluran ducting yang sudah disediakan. Terdapat 13 penyedia layanan fiber optik, dan semuanya memiliki kesepakatan yang sama. Selain fiber optik, kabel milik PLN juga akan dipindahkan ke dalam tanah namun setelah perencanaan selesai.

Haryadi menjelaskan ducting fiber optik tahun ini baru sebatas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dari simpang Gramedia hingga Gondolayu. Hal serupa akan dilanjutkan tahun depan dari Gondolayu hingga kawasan Tugu.

"Tahun depan tidak hanya fiber optik, namun juga kabel PLN. Sehingga kelak kawasan Tugu sudah tidak ada lagi kabel melintang di atas. Ini sesuai arahan Gubernur agar sumbu filosofis terjaga estetikanya," jelasnya.

Terkait jalur semi pedestrian di kawasan Sudirman, kelak juga akan dijadikan kawasan tanpa spanduk. Sebagai gantinya, Pemkot telah menyediakan media beriklan yang tertata rapi. Dirinya pun mengajak pelaku usaha di kawasan itu untuk memasang CCTV guna ikut menjaga aspek ketertiban, kenyamanan dan keamanan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Agus Tri Haryono, menambahkan saluran ducting dibangun pada kedalaman satu meter. Luasannya mencapai 60×60 sentimeter dan digunakan secara bersama-sama oleh penyedia layanan fiber optik.

"Dengan ditanamkan di bawah tanah, maka akan menjaga wajah kota. Pejalan kaki juga nyaman karena tidak ada kabel di atasnya. Dari sisi keamanan, kabel juga terhindar dari gangguan angin, hewan, pohon maupun konstruksi," urainya.

Sementara pekerjaan jalur semi pedestrian kawasan Sudirman saat ini sudah mencapai 90 persen. Ditargetkan, maksimal pada 22 Desember 2019 sudah bisa diresmikan. Saat ini pihak ketiga tinggal memasang street furniture berupa bangku, aneka lampu taman serta pernak-pernik lain. Setelah pekerjaan selesai, diharapkan keramaian malam tahun baru di Malioboro bisa berpindah ke kawasan Sudirman.

Sementara itu, Ketua Bidang Regulasi dan Advokasi Asosisasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) Taufik M Heriawan, mengaku ducting fiber optik itu tidak hanya jadi ikon di Kota Yogya melainkan di Indonesia. Hal ini karena proses tersebut tidak menimbulkan gejolak di antara penyedia layanan fiber optik.

"Kami mengapresiasi sinergi pelaku usaha, masyarakat dan semua stakeholder. Justru kami berharap, ini menjadikan kontribusi dan pelayanan yang lebih baik serta jangkauan lebih merata, apalagi Yogya merupakan kota jasa," akunya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI