Janda Cantik Dihamili Oknum Polisi Jalani Pemeriksaan Perdana

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – OKD (28), janda cantik yang dihamili oleh oknum anggota Sabhara Polresta Yogyakarta berinisial Bripda DP memenuhi panggilan Polda DIY untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (13/08/2019). Pemanggilan ini merupakan pemeriksaan pertama di Ditreskrimum Polda DIY atas laporan penganiayaan terhadapnya yang dilakukan oleh Bripda DP.

Seperti diketahui, OKD melaporkan Bripda DP mantan pacarnya itu atas dua kasus yakni penganiayaan pasal 351 KUHP dan pelanggaran kode etik seperti diatur dalam Perkap Kapolri nomor 14 tahun 2011. Untuk laporan kasus pidana penganiayaan ditangani Ditreskrimum Polda DIY sedangkan pelanggaran kode etik akan ditindaklanjuti jajaran Propam.

Baca juga :

Hamili Pacar, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda DIY
Pengacara Janda Cantik Dihamili Oknum Polisi Cabut Surat Kuasa
Polda DIY Bakal Tindak Tegas Oknum Polisi Hamili Pacar
Janda Cantik Bakal Jadikan Video Intim Bersama Oknum Polisi Sebagai Bukti

Kuasa hukum OKD, Ade Dwi Faharuli SH MH mengatakan pemanggilan terhadap kliennya hari ini tadi merupakan babak awal dimulainya proses penyelidikan. Setelah ini Polisi segera akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi termasuk juga Bripda DP sebagai terlapor.

"Hari ini merupakan pemanggilan pertama bagi klien kami di Ditreskrimum atas laporan kasus pengaiayaan. Sejak beberapa hari lalu pihak Polda DIY telah menunjuk unit yang akan menangani pelaporan klien kami," ungkap Ade Dwi Faharuli usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan.

Pengacara ini mengungkapkan, dalam pemanggilan tadi petugas banyak menanyakan tentang kronologi kasus penganiayaan yang dilakukan Bripda DP terhadap kliennya. Beberapa bukti foto yang menunjukkan kondisi OKD usai menerima tindak kekerasan juga dibawa wanita cantik tersebut untuk menguatkan laporannya.

Ade Dwi Faharuli berharap jajaran Ditreskrimum Polda DIY dapat dengan cepat menangani kasus ini. Demikian pula dengan laporan yang dilakukan di Propam, ia meminta agar petugas segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor agar penanganan kasus ini dapat meningkat ke tahap selanjutnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI