‘Jangan Sendirian’, Film Horor Berkonsep Eropa

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Film bergenre horor Indonesia mungkin selama ini identik dengan munculnya hantu-hantu lokal macam pocong, jaelangkung bahkan hingga kuntilanak dan suster ngesot. Film-film tersebut terbukti mampu mendongkrak gairah menonton produksi sineas tanah air lantaran mendapat perhatian jutaan penonton di layar bioskop.

Kesuksesan film bergenre horor di Indonesia lantas menginspirasi Lensadewa – Adglow Pictures bersama Double Tree untuk membuat sebuah karya yang akhirnya diberi judul “Jangan Sendirian”. Bukan mengekspose hantu-hantu lokal seperti banyak film sebelumnya, Jangan Sendirian memilih mengadopsi sosok iblis dengan karakter modern-imajiner.

Film yang disutradarai oleh X.JO ini memulai proses produksinya di Yogyakarta Sabtu (02/03/2019). Beberapa bintang seperti David John Schaap, Jasi Michelle, Agatha Valerie hingga aktor kawakan Robby Sugara disertakan dalam film tersebut.

Sebayak 11 lokasi di Yogyakarta seperti Kaliurang hingga Hutan Wanagama dijadikan latar bagi film yang diklaim bakal jadi sebuah genre baru horor Indonesia. X.JO sendiri mengungkap bahwa nantinya di film Jangan Sendirian, penonton tidak akan menemukan sosok-sosok hantu lokal dengan alur cerita drama berlebihan.

“Saya ingin memanjakan penonton di sepanjang film dengan berusaha membuat sedikit mungkin drama. Jujur saat menulis cerita film ini saya sampai merasa ketakutan sendiri,” ungkap JO di sela syuting perdana di kawasan Kaliurang.

Dalam film sendiri dialurkan empat tokoh utama secara bergantian mengalami peristiwa menyeramkan ketika mereka sedang sendirian. Kepanikan dan histeria datang begitu saja tanpa mereka duga.

Ternyata, iblis yang digambarkan nantinya dengan wujud modern-imajiner mengincar mereka tanpa disadari karena adanya keterkaitan satu sama lain. Genre seperti ini menurut JO sedang begitu digandrungi di Eropa dan mampu menjadi tren dikalangan sineas.

“Ini hal baru untuk film horor Indonesia dan harapan kami bisa menjadi awalan genre serupa di kemudian hari. Di Eropa ini sedang tren, iblis ini bisa datang di mana saja dalam bentuk apa saja misalnya saja ketika saya bicara dengan seorang teman, sebut saja namannya Roni. Saya bicara dengan dia berhadapan tapi ternyata beberapa saat kemudian Roni Whatsapp tak bisa datang. Llu saya merasa ketakutan, siapa sebenarnya yang berbicara tadi,” ungkap pria yang juga sutradara Garuda Superhero ini.

Sementara aktor kawakan Robby Sugara yang mengaku baru kali pertama ikut serta dalam sebuah film horor merasa begitu tertantang untuk bermain. Terlebih, genre horor yang diusung X.JO di film Jangan Sendirian ini baru kali pertama diterapkan dalam film Indonesia.

“Seumur hidup main film baru ini ikut horor dan kesempatan besar bagi saya karena JO punya konsep yang sangat menarik. Semoga ini bisa bagus dan penontonnya tembus 1 juta nanti,” ungkapnya.

Film Jangan Sendirian ini bakal melalui proses syuting seluruhnya di wilayah Yogyakarta selama seminggu kedepan. Ketika selesai, film ini bakal diputar secara serentak di Indonesia dan lima negara lainnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI