Jangan Sendirian, Film Horor dengan Konsep Baru di Indonesia

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Film Indonesia, ‘Jangan Sendirian’ menjadi salah satu film horor yang akan tayang serentak pada 1 April 2021 mendatang di seluruh Indonesia dan berikutnya di 5 negara Asean. Film besutan sutradara X Jo ini menggelar premiere di Empire Cinema XXI Yogyakarta, Sabtu (27/03/2021).

Produser Executive dari Adglow Pictures, Aji Fauzi mengungkapkan film ini tayang setelah menunggu waktu sekitar 2 tahun dan mengajak masyarakat agar tidak takut nonton ke Bioskop serta tetap menjalankan protokol kesehatan.

Film Jangan Sendirian juga siap memanjakan penonton dengan sensasi petualangan romansa campur keseraman, kengerian, hingga ketakutan tanpa dibatasi oleh dramatikal seperti film sejenis yang sudah ada.

“Saya bersyukur film :Jangan Sendirian’ bisa tayang serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia termasuk Maluku dan Papua. Tak disangka bisa diterima okeh produser di beberapa negara Asean seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei dan Kamboja serta beberapa aplikasi film dunia,” kata Aji Fauzi.

Sementara itu, Henry Boboy yang juga pemain sekaligus produser executive dari Yogyakarta menambahkan gagasan mengenai film yang di bintangi artis muda Henry Boboy (Boy), Davin Jhonschaap (Sam), Agatha Valerie (Rubi), Jassi Tumbel (Anna) dan mendiang Robby Rugara (Tuan Broto) dibuat berdasarkan sesuatu yang sangat dekat serta pengalaman sehari-hari setiap orang.

“Begitu banyak orang yang takut dengan kesendirian, takut gelap, hingga merasa diteror oleh ketakutan sendiri tanpa sebab. Berangkat dari sinilah judul film ‘Jangan Sendirian’ diharapkan bisa lebih mudah menempel di benak masyarakat atau calon penontonnya. Berbeda dengan genre horor pada umumnya, ‘Jangan Sendirian’ banyak meminimalisir unsur drama serta dialog para pemain. Dipastikan, film ini akan dipenuhi oleh aksi-aksi horor yang segar serta tidak mudah ditebak alurnya,” papar Boboy.

Pria yang juga mengisi sountrack film Jangan Sendirian ciptaan Eros Sheila On 7 ini mengharapkan film yang dibesutnya dengan konsep yang sangat menarik ini akan mampu memberikan hiburan berkelas bagi para penontonnya baik lokal, asean sampai ke Eropa karena digarap dengan sangat serius dan memberikan tontonan kengerian setiap scenenya pada film ini.

“Perbedaan signifikan dengan film horor lainnya adalah ada para penebar keseraman, ketakutan, maupun histeria yang kami suguhkan bukanlah sosok hantu klasik, tetapi sosok iblis dengan berbagai karakter modern imajiner dan berbeda dari film horor yang pernah ada,” tambah Aji.

Berbeda dengan film bergenre horor lainnya, ‘Jangan Sendirian’ banyak memangkas unsur drama dan dialog dari para pemainnya ditambah dengan mengambil lokasi syuting di Yogyakarta yang romantis, indah sampai 3 lokasi yang angker.

Aji tak menampik jika kondisi pandemi memang merupakan tantangan utama yang harus dihadapi, namun merujuk pada respons positif yang diberikan pemerintah terhadap tuntutan insan perfilman Indonesia membuatnya optimis bahwa industri perfilman akan kembali bangkit. Terlebih setelah pemerintah mengizinkan bioskop di seluruh Indonesia untuk beraktivitas kembali per 1 April 2021.

“Mulai sekarang mari jangan takut lagi nonton sendirian, kalau mau nonton film ini juga jangan nonton sendirian karena bakal ada kejutan-kejutan dalam setiap adegan dari awal sampai akhir,” pungkas Aji. (*-2)

BERITA REKOMENDASI