Jantung Koroner Ancam Anak Obesitas

YOGYA KRJogja.com – Kegemukan (Obesitas) pada anak  berisiko munculkan penyakit seiring meningkatnya usia anak. Sulitnya tata laksana obesitas menyebabkan pencegahan menjadi prioritas utama yang didukung masalah non-medis dalam keberhasilan tatalaksana. 

"Obesitas pada anak meningkatan ko-morbiditas penyakit jantung koroner, hipertensi, DM Tipe 2, aterosklerosis, hipertrofi ventrikel kiri, sumbatan jalan napas saat tidur (obstructive sleep apnea)," papar dr Suryono Yudha Patria SpA PhD dalam Seminar Nasional Penatalaksanaan Obesitas Pada Anak Convention Hall AMC, Jalan HOS Cokroaminoto Yogya.

Risiko penyakit lainnya akibat obesitas anak diantaranya asma, sindrom polikistik ovarium, perlemakan hati, abnormalitas kadar lipid darah (dislipidemia), sindrom metabolik, dan lainnya. "Penanganan obesitas selain pemeriksaan medis juga penerapan pola makan yang benar, aktifitas fisik yang benar dan modifikasi perilaku orang tua sebagai panutan," jelasnya. 

Seminar yang digelar DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kota Yogya ini juga menghadirkan narasumber nasional  praktisi konsultan gizi Dr Rita Ramayulis DCN MKes, Psikolog Anak Dr Indria Laksmi Gamayanti MSi dengan moderator Endang Pamungkasiwi SKM MKes. "Masalah obesitas pada anak harus ditangani secara terpadu," papar Ketua Panitia Suseno SGz MPH.

Sementara Dr Rita menjelaskan untuk menekan obesitas bisa dilakukan dengan membatasi  konsumsi gula 10% dari total energi, anak dibiasakan suka sayur dan buah. (M-3)

BERITA REKOMENDASI