Jasa Konstruksi Perlu Miliki Protokol Pencegahan Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Semua bidang, saat ini wajib memiliki protokol pencegahan Covid-19, tak terkecuali bidang jasa konstruksi. Skema protokol untuk jasa konstruksi antara lain mulai dengan membentuk satgas pencegahan, menyediakan fasilitas pencegahan seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan mengedukasi semua orang agar menjaga diri dari Covid-19.

Tak kalah penting membuat kerja sama penanganan suspect Covid-19 dengan rumah sakit dan puskesmas setempat serta melakukan skrining harian dengan mengukur suhu semua orang setiap pagi, siang dan sore. Kemudian melakukan tindakan penyemprotan disinfektan sarana dan prasarana kantor dan lapangan. Jika ada tenaga kerja yang terpapar Covid-19 hentikan sementara pekerjaan, agar penularan tidak meluas.

Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4-I) DPW DIY, Dr (Cand) Ir Suprijo SM MM MT IPM CSP dalam webinar bertema ‘Protokol K3 Konstruksi Selama Covid-19’, Sabtu (13/06/2020). Webinar diselenggarakan oleh Fakultas Teknik, Universitas Janabadra (UJB) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kompetensi (PPK) UJB menghadirkan pembicara lain dr Lukman Ade Chandra MMed MPhil, Clinikal Epidemiologi and Biostatistics, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, dipandu moderator Dosen Jurusan Teknik Sipil FT UJB Widya Kartika ST MT.

Menurut Suprijo, setiap calon penyedia jasa konstruksi wajib menyusun dan menyampaikan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dalam dokumen pelaksanaan. Sedangkan Unit Keselamatan Konstruksi (UKK) memuat bagan struktur organisasi yang di dalamnya terdapat Satgas Pencegahan Covid-19. “Bagan ini harus dapat menjelaskan hubungan koordinasi antara pelaksana konstruksi, kantor pusat dan pengelola Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK),” ujarnya.

Lukman Ade Chandra mengatakan, saat ini vaksin maupun obat untuk mengatasi penyakit Covid-19 belum ditemukan, maka untuk mencegah kasus baru meningkat perlu dimaksimalkan upaya pencegahan. Seperti wajib menggunakan masker, jaga jarak (social dan physical distancing), rajin cuci tangan pakai sabun antiseptik atau hand sanitizer dan kenali diri (gejala) jika terinfeksi Covid-19. Dengan mengenali diri sejak dini maka bisa segera melakukan karantina mandiri untuk mencegah penularan. (Dev)

BERITA REKOMENDASI