Jelang Idul Adha Kerek Harga Daging Sapi di DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Harga daging sapi mulai merangkai naik di beberapa pasar tradisional di DIY pada pekan kedua Juli 2021 atau jelang Hari Raya Idul Adha. Kenaikan harga daging sapi tersebut disebabkan banyak sapi yang terjual untuk hewan kurban sehingga mengerek harga daging sapi yang sudah bertahan tinggi selama ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan fluktuasi harga masih dialami beberapa komoditi bahan pangan pokok di DIY, seperti daging sapi, minyak goreng, tepung terigu, daging maupun telur ayam dan cabai. Harga daging sapi setelah sekian lama betah mahal pun kini mengalami kenaikan harga tetapi tidak terlalu signifikan dikisaran 2 persen.

“Kenaikan harga daging sapi di beberapa pasar tradisional di DIY ini seiring memasuki hari raya Idul Adha. Sehingga sapi banyak terjual untuk hewan kurban mengakibat harga daging sapi untuk konsumsi di pasaran sedikit mengalami kenaikan,” ujar Yanto kepada KR di Yogyakarta, Kamis (8/7).

Yanto menjelaskan harga daging sapi naik dari Rp 120 ribu menjadi Rp 121/700/Kg atau naik setidaknya Rp 1.700/Kg yang sudah melampaui harga acuan yang ditetapkan pemerintah selama ini. Sementara itu, harga daging dan telur ayam yang sebelumnya cenderung mengalami kenaikan, kini telah berangsur-angsur mengalami penurunan dan telah berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

“Harga daging ayam broiler turun dari Rp 33.700 menjadi Rp 33.300/Kg dengan HET sebesar Rp 35.000/Kg dan harga telur ayam ras dari Rp 21.000 menjadi Rp 20.700/Kg dari HET Rp 24.000/Kg. Penurunan harga karena permintaan pasar menurun sejalan dengan diterapkannya PPKM Darurat sehingga acara kegiatan masyarakat banyak yang ditunda seperti hajatan atau resepsi dan sebagainya,” paparnya.

BERITA REKOMENDASI